ANALISIS YURIDIS KEKELIRUAN JUDEX FACTIE DALAM MENYIMPULKAN DAKWAAN SEBAGAI SANDARAN HUKUM PENUNTUT UMUM MENGAJUKAN KASASI TERHADAP PUTUSAN PERKARA PELANGGARAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor : 829K/Pid/2008)

KIRANA, LONA (2013) ANALISIS YURIDIS KEKELIRUAN JUDEX FACTIE DALAM MENYIMPULKAN DAKWAAN SEBAGAI SANDARAN HUKUM PENUNTUT UMUM MENGAJUKAN KASASI TERHADAP PUTUSAN PERKARA PELANGGARAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor : 829K/Pid/2008). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (465Kb) | Preview

    Abstract

    LONA KIRANA, E0009194. 2013. ANALISIS YURIDIS KEKELIRUAN JUDEX FACTIE DALAM MENYIMPULKAN DAKWAAN SEBAGAI SANDARAN HUKUM PENUNTUT UMUM MENGAJUKAN KASASI TERHADAP PUTUSAN PERKARA PELANGGARAN UNDANGUNDANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus Dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor : 829K/Pid/2008). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara jelas kekeliruan judex factie dalam menyimpulkan dakwaan sebagai sandaran hukum penuntut umum mengajukan kasasi terhadap putusan perkara pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak sudah memenuhi ketentuan Pasal 253 KUHAP dan untuk mengetahui secara jelas pertimbangan Hakim Mahkamah Agung dalam memeriksa dan memutus pengajuan kasasi penuntut umum dalam perkara pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak sudah memenuhi ketentuan KUHAP. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif, dengan menggunakan pendekatan kasus. Jenis bahan hukum yang digunakan adalah sumber bahan hukum primer berupa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHAP), Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Undang- Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Mahkamah Agung, Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 829 K/Pid/2008. Sumber bahan hukum sekunder berupa buku-buku, karya ilmiah, makalah, artikel, sumber dari internet yang terkait, dan sumber bahan hukum tersier berupa Kamus Besar Bahasa Indonesia, kamus hukum. Teknis analisis bahan hukum adalah dengan menggunakan analisis deduksi yaitu menarik kesimpulan dari hal yang bersifat umum terhadap permasalahan konkret yang dihadapi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan bahwa kekeliruan judex factie dalam menyimpulkan dakwaan sebagai sandaran hukum penuntut umum mengajukan kasasi terhadap putusan perkara pelanggaran undang-undang perlindungan anak dengan terdakwa Arif Rahman Hakim Sarundingan alias Unyi sudah sesuai dengan ketentuan pasal 253 KUHAP dan pertimbangan hakim Mahkamah Agung dalam memeriksa dan memutus pengajuan kasasi penuntut umum dalam perkara pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak sudah sesuai dengan ketentuan KUHAP.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Nisaa Adlia Adani
    Date Deposited: 09 May 2014 22:54
    Last Modified: 09 May 2014 22:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15586

    Actions (login required)

    View Item