PELAKSANAAN PERJANJIAN WARALABA DONUTBOYZ MILIK CV. CHOICE PLUS INDONESIA

Saraswati, Nandhina Ayu (2013) PELAKSANAAN PERJANJIAN WARALABA DONUTBOYZ MILIK CV. CHOICE PLUS INDONESIA. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (579Kb) | Preview

    Abstract

    NANDHINA AYU SARASWATI, E0008092, PELAKSANAAN PERJANJIAN WARALABA DONUTBOYZ MILIK CV. CHOICE PLUS INDONESIA. Fakultas Hukum, Unive rsitas Sebelas Maret. Tujuan penelitian ini berkaitan dengan semakin berkembangnya waralaba di Indonesia salah satunya adalah waralaba Donutboyz milik CV. Choice Plus Indonesia. Hal ini ditandai dengan adanya kendala yang sering dihadapi oleh pengusaha pemula dalam menentukan format bisnis yang akan dijalani. CV. Choice Plus Indonesia merupakan salah satu perusahaan waralaba Donutboyz satu-satunya. Untuk memulai suatu waralaba, diawali dengan suatu perjanjian waralaba yang dimana terdapat 2 (dua) pihak yaitu CV. Choice Plus Indonesia (pihak pertama atau pemberi waralaba) dan pihak kedua atau penerima waralaba. Pelaksanaan perjanjian antara kedua belah pihak tentunya terdapat berbagai kendala, bisa menyangkut isi perjanjian maupun di luar perjanjian. Penelitian ini akan membahas mengenai pelaksanaan hak dan kewajiban oleh para pihak dan faktor-faktor yang harus diperhatikan di luar isi perjanjian dengan menggunakan penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif dan pendekatan penelitian kualitatif. Data tersebut dikumpulkan oleh penulis, dengan menggunakan wawancara secara langsung, studi kepustakaan pada data primer dan sekunder, dan analisis interaktif. Dari penelitian yang dilakukan di CV. Choice Plus Indonesia diperoleh hasil bahwa dalam pelaksanaan perjanjian waralaba Donutboyz, masing-masing pihak mempunyai hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Tentunya dalam pelaksanaan perjanjian, tidak lepas dari berbagai permasalahan walaupun sudah berpedoman kepada berbagai peraturan waralaba, permasalahannya seperti keterlambatan pengiriman, keterlambatan pembayaran, keterlambatan dalam pemberian pelatihan maupun kurangnya promosi. Karena problematika tersebut di atas, maka perlu diatur pengaturan isi perjanjian waralaba yang proporsional dan seimbang bagi kedua belah pihak. Sedangkan faktor-faktor yang harus diperhatikan di luar isi naskah perjanjian berupa ketepatan pengerjaan karyawan dan kurangnya pemahaman sumber daya manusia terhadap isi perjanjian, adanya faktor politik, faktor sosial budaya, dan faktor ekonomi.Sedangkan saran yang penulis kemukakan adalah kepada Donutboyz hendaknya dapat dikoordinasikan dengan baik dengan jadwal yang terencana sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak dan karyawan pada bagian promosi hendaknya ditambah lagi agar dapat dikerjakan dengan baik dan terencana; kepada Pemerintah Pusat, hendaknya diadakan perbaikan regulasi mengenai waralaba agar kedudukan para pihak dalam pelaksanaan perjanjian waralaba dapat seimbang dapat proporsional. Sedangkan pada Pemerintah Daerah, hendaknya perlu diadakan penataan bisnis dalam suatu daerah, agar terjadi persaingan usaha yang sehat.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Nisaa Adlia Adani
    Date Deposited: 09 May 2014 21:39
    Last Modified: 09 May 2014 21:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15562

    Actions (login required)

    View Item