PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERKOTAAN (PNPM-MP) KELURAHAN KESTALAN DI KOTA SURAKARTA

PANCAWATI, GALUH (2013) PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERKOTAAN (PNPM-MP) KELURAHAN KESTALAN DI KOTA SURAKARTA. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (821Kb) | Preview

    Abstract

    Galuh Pancawati. D0109039. PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERKOTAAN (PNPM-MP) KELURAHAN KESTALAN DI KOTA SURAKARTA, Skripsi. Jurusan Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2013.106 halaman. Tingkat kemiskinan tinggi di perkotaan menjadi dasar pemerintah membuat kebijakan penanggulangan kemiskinan. Pada tahun 2008 terbentuklah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNMP). Pendekatan dalam PNPM adalah pemberdayaan masyarakat sebagai modal utama penanggulangan kemiskinan. Peningkatkan peran masyarakat secara aktif dengan pendampingan yang efektif menjadi jalan keluar kemiskinan di perkotaan. Tujuan penelitian yang dilakukan di Kelurahan Kestalan Kota Surakarta untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat kegiatan ekonomi bergulir PNPM. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari beberapa informan, terdiri dari Tim Koordinasi Kota PNPM-MP, pengurus LKM Megah Sentosa Kelurahan Kestalan, dan anggota KSM. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam (indepth interview) dan telaah dokumen. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menggambarkan proses pemberdayaan masyarakat dimulai dari penyadaran, pengkapasitasan, pendayaan, serta perlindungan. Bentuk penyadaran melalui sosialisasi yang didalamnya terdapat penyadaran potensi masyarakat dan pengenalan program ekonomi bergulir (ekolir). Pengkapasitasan dilakukan melalui pemetaan swadaya, pembentukan Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM), Unit Pengelola Keuangan (UPK), serta Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) oleh masyarakat calon penerima dana. Dalam proses pendayaan, masyarakat dilibatkan dalam pengambilan keputusan terkait dana ekonomi bergulir, mulai perencanaan, proses pencairan dana, penggunaan, hingga evaluasi tahunan melalui rembug warga tahunan. Perlindungan oleh pemerintah melalui konsultan dilakukan dengan pemberian bimbingan dan dampingan selama PNPM berlangsung, mulai dari pembukuan oleh UPK hingga survey lanjutan melihat kemajuan usaha penerima dana ekolir. Dalam proses pemberdayaan ini, terlihat keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan program ekonomi bergulir. Prinsip yang ada dalam PNPM telah dicapai oleh LKM Megah Sentosa Kelurahan Kestalan. Pengembalian dana oleh KSM Hidup Sejahtera dan Maju Jaya mengalami kemacetan hingga batas jatuh tempo, namun nilai kolektibilitas mencapai 98% yang berarti kemampuan mengembalikan dana pinjaman Kelurahan kestalan masih tinggi. Penentu keberhasilan kegiatan ekonomi bergulir di Kelurahan Kestalan karena tingginya kebutuhan warga akan penambahan modal usaha dan keinginan untuk membangun lingkungan yang tinggi. Hambatan kegiatan ekonomi bergulir adalah adanya beberapa kelompok yang melakukan pembayaran tidak tepat waktu dan mengalami kemacetan hingga mencapai batas jatuh tempo tanggal pembayaran kepada UPK.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: Nisaa Adlia Adani
    Date Deposited: 09 May 2014 20:44
    Last Modified: 09 May 2014 20:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15542

    Actions (login required)

    View Item