ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN DI PROPINSI JAWA TENGAH (1981-2007)

Anditha, Risma Dewi (2013) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN DI PROPINSI JAWA TENGAH (1981-2007). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (855Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang tingkat investasi, tenaga kerja, jumlah unit usaha dan pertumbuhan sektor industri pengolahan di Propinsi Jawa Tengah Tahun 1981 sampai dengan 2007, dan menganalisis pengaruh investasi, tenaga kerja, dan jumlah unit usaha terhadap pertumbuhan sektor industri pengolahan di Propinsi Jawa Tengah selama kurun waktu 1981-2007. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bentuk data time series dari tahun 1981 – 2007. Model ekonometrika yang dipakai adalah regresi linier berganda.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel investasi dan jumlah tenaga kerja berpengaruh positif secara signifikan terhadap Pertumbuhan sektor industri pengolahan di Propinsi Jawa Tengah, sedangkan variabel jumlah unit usaha berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan sektor industri pengolahan di Propinsi Jawa Tengah. Dalam penelitian ini juga telah bebas dari masalah Multikolinearitas Heterokedastisitas, dan autokolerasi. Saran-saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu : 1. Pemerintah Propinsi Jawa Tengah harus meningkatkan investasi daerah Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) melalui terobosan-terobosan baru yang menggairahkan iklim investasi baik dalam negeri maupun luar negeri. 2. Pemerintah seharusnya menyediakan sarana dan prasarana yang bersifat Directly Productive Activity (DPA) mapun Social Overhead Capital (SOC) untuk menciptakan kondisi dasar bagi perluasan investasi dan peningkatan produktivitas tenaga kerja. 3. Penanganan secara simultan baik terhadap penciptaan prasarana maupun perbaikan kualitas tenaga kerja, peningkatan investasi pada sektor industri dan peningkatan jumlah unit usaha guna menciptakan sumber penggerak pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan. 4.Pemerintah lebih mempermudah perijinan bagi investor yang akan menanamkan modalnya di sektor industri atau dengan kata lain adanya jaminan keberlangsungan usaha investor. Kata Kunci : PDRB sektor industri pengolahan, investasi, tenaga kerja, jumlah unit usaha.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
    H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 09 May 2014 07:21
    Last Modified: 09 May 2014 07:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15508

    Actions (login required)

    View Item