ANALISIS PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMUM BIDANG PENDIDIKAN TERKAIT DENGAN KONSISTENSI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DI KOTA SURAKARTA

Sari, Maria Rina Puspita (2013) ANALISIS PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMUM BIDANG PENDIDIKAN TERKAIT DENGAN KONSISTENSI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DI KOTA SURAKARTA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (250Kb) | Preview

    Abstract

    This research aims to analyze the condition of minimum service standard in education level of junior high school in Surakarta during 2011-2012. The result of this analysis is related to the consistency of planning and budgeting in education during 2011-2012. Planning and Budgeting analysis use some documents such as RPJMD 2010-2015, RKPD 2011-2012, Renstra Dinas Dikpora 2011-2015, Renja Dinas Dikpora 2011-2012, DPA Dinas Dikpora 2011-2012. This research also aims to analyze the quality differences of school with SPM standard and Non SPM standard, and also school with SPM standard and SSN standard. The SPM analysis is conducted using gap analysis method. Gap analysis method is conducted by comparing between the realization and target SPM based on National Education Ministry Decision No. 129a/U/2004. The consistency analysis of planning and budgeting is conducted using the planning and budgeting matrix consolidation, and the school quality differences analysis is conducted using different mean test of independent sample. The result of data analysis shows the condition of minimum service in education in Surakarta in 2011 is 94%, meanwhile in 2012 is up to 95%. The student achievement of school with SPM is better than those in school with non SPM standard. This is shown through mean differences of national test score (UN). The school with SPM standard has better UN score mean than the school with non SPM standard. Besides that, the student achievement of school with SSN standard is also better than those in school with SPM standard. The consistent level of planning and budgeting in education during 2011-2012 is in good category. The consistent level of planning and budgeting during 2011-2012 is 82,36 and 82,33. The relevancy of SPM achievement of education in Surakarta and the consistency of planning and budgeting in education are synchronous. It means that in 2011, the consistency level of planning and budgeting is high, which is 82,36% and the SPM achievement is also high, which is 94%. Then, in 2012 the consistency level of planning and budgeting is high, which is 82,33% and the SPM achievement is also high, which is 95%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi Standar Pelayanan Minimum (SPM) bidang pendidikan jenjang SMP/MTs di Kota Surakarta tahun 2010-2012, hasil analisis tersebut selanjutnya dikaitkan dengan konsistensi perencanaan dan penganggaran bidang pendidikan selama tahun 2011-2012 yang dilihat melalui dokumen RPJMD Tahun 2010-2015, RKPD Tahun 2011-2012, Renstra Dinas Dikpora Tahun 2010-2015, Renja Dinas Dikpora Tahun 2011- 2012, dan DPA Dinas Dikpora tahun 2011-2012. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas sekolah standar SPM dengan Non SPM, dan sekolah SPM dengan SSN. Analisis SPM dilakukan dengan metode gap analysis. Metode gap analysis dilakukan dengan membandingkan realisasi dan target SPM berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No 129a/U/2004. Analisis konsistensi perencanaan dan pengangaran dilakukan dengan matrik konsolidasi perencanaan dan penganggaran, sedangkan analisis perbedaan kualitas sekolah dilakukan dengan uji beda dua rata-rata sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi Standar Pelayanan Minimum (SPM) Pendidikan di Kota Surakarta pada tahun 2011 diperoleh nilai 94% sedangkan pada tahun 2012 mencapai 95%. Prestasi siswa sekolah dengan standar SPM lebih baik dari sekolah yang belum berstandar SPM hal ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan rata-rata UN. Nilai rata-rata UN sekolah dengan standar SPM lebih baik dibanding dengan sekolah belum berstandar SPM. Selain itu perbandingan prestasi siswa antara sekolah SPM dengan sekolah SSN juga menunjukkan bahwa sekolah SSN lebih baik dari sekolah standar SPM. Tingkat konsistensi antara perencanaan dan penganggaran bidang pendidikan di Kota Surakarta tahun 2011-2012 dalam kategori baik. Tingkat konsistensi perencanaan dan penganggaran pada tahun 2011-2012 sebesar 82,36% dan 82,23%. Keterkaitan pencapaian SPM Pendidikan kota Surakarta dengan konsistensi perencanaan dan penganggaran bidang pendidikan kota Surakarta tahun 2011- 2012 berbanding lurus. Hal ini berarti bahwa, pada tahun 2011 tingkat konsistensi perencanaan dan penganggaran tinggi sebesar 82,36% dengan pencapaian SPM juga tinggi sebesar 94%. Kemudian pada tahun 2012 tingkat konsistensi perencanaan dan penganggaran tinggi sebesar 82,23% dengan pencapaian SPM juga tinggi sebesar 95%.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 09 May 2014 07:14
    Last Modified: 09 May 2014 07:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15506

    Actions (login required)

    View Item