PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP PEMAHAMAN BELAJAR IPS SEJARAH DITINJAU DARI KONSEP DIRI SISWA (STUDI EKSPERIMEN SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATEN )

Wati, Vera Anggun Shinta (2013) PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP PEMAHAMAN BELAJAR IPS SEJARAH DITINJAU DARI KONSEP DIRI SISWA (STUDI EKSPERIMEN SISWA KELAS VIII SMP N 1 JATEN ). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1029Kb) | Preview

    Abstract

    The purpose of this study was to determine (1) differences influence model learning cooperative of STAD with conventional learning models for comprehension learn the history of social studies. (2) variability in the effect of comprehension learn the history of social studies students who have high self- concept with students who have a low self-concept (3) The effect of the interaction between the model of learning (STAD and conventional) and self- concept to the of social studies history. The research was conducted at SMP Negeri I Jaten Karanganyar in the school year 2012/2013. The study population was all eighth grade students of SMP Negeri I Jaten, researchers took this from the population of 30 students of class VIII F as the test instrument, 33 grade students VIII G of SMP Negeri I Jaten as the experimental group using the learning model STAD and 34 grade students VIII A of SMP Negeri I Jaten as a control group using conventional models. Sampling using random cluster sampling technique. Techniques of data analysis using ANOVA technique two lines (ANOVA 2 x 2) to test the normality test requirements analysis by using the method of correction of Lilliefors significant kolmogrov-Smirnov Test and Test of homogeneity with Levene's test. The Results of data analysis of show that: (1) there is a significant difference between learning by using STAD model and conventional learning models for comprehension learn the history of social studies, which is indicated by the value of F = 8.402 and a probability value of 0.005 (p <0.05) . Results comparison of the average (mean) of learning using cooperative learning model STAD Learning at 83.2030 and the average (mean) by using conventional learning models of 74.3700. (2) There is a significant difference between high self-concept and low self-concept toward comprehension learn the history of social studies, which is indicated by the value of F = 43.485 with a probability value of 0.000 (p <0,05). Results comparison of the average (mean) of the high self-concept of 80.8361 and the average (mean) with a low self-concept of 75.3846. (3) There is no significant interaction between learning model with the self concept to the comprehension learn the history of social studies, as obtained F = 2.517 and p = 0.118, analysis of variance because there was no significant difference (p> 0,05). Keyword : cooperative learning tipe STAD, konvensional, konsep diri, comprehension. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Perbedaan pengaruh model pembelajaran cooperative learning tipe STAD dengan model pembelajaran konvensional terhadap pemahaman belajar IPS sejarah.(2) Perbedaan pengaruh pemahaman belajar IPS sejarah siswa yang memiliki konsep diri tinggi dengan siswa yang memiliki konsep diri rendah (3) Pengaruh interaksi antara model pembelajaran ( STAD dan konvensional) dan konsep diri terhadap pemahaman belajar IPS Sejarah. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri I Jaten kabupaten karanganyar pada tahun pelajaran 2012/2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri I jaten, dari populasi tersebut peneliti menggambil 30 siswa dari kelas VIII F sebagai tempat uji instrumen, 33 siswa kelas VIII G SMP Negeri I Jaten sebagai kelompok eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD dan 34 siswa kelas VIII A SMP Negeri I jaten sebagai kelompok kontrol dengan menggunakan model pembelajaraan konvensional. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik analisis data dengan menggunakan teknik anava dua jalur (anava 2 x 2) dengan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan menggunakan metode Lilliefors significant correction dari kolmogrov-smirnov Test dan Uji homogenitas dengan levene’s test. Hasil analisis data menunjukan bahwa : (1) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara pembelajaran dengan menggunakan Model pembelajaran STAD dan model pembelajaran konvensional terhadap pemahaman belajar IPS sejarah, yang ditunjukan dengan nilai F = 8,402 dan nilai probabilitas sebesar 0,005 (p < 0,05) . Hasil perbandingan nilai rata-rata (mean) dari pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran cooperative Learning tipe STAD sebesar 83,2030 dan rata-rata (mean) dengan menggunakan model pembelajaran konvensional sebesar 74,3700. (2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara konsep diri tinggi dan konsep diri rendah terhadap pemahaman belajar IPS sejarah ,yang ditunjukan dengan nilai F = 43,485 dengan nilai probabilitas 0,000 (p < 0,05). Hasil perbandingan nilai rata-rata (mean) dari konsep diri tinggi sebesar 80,8361 dan rata-rata (mean) dengan konsep diri rendah sebesar 75,3846. (3) Tidak ada interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan konsep diri terhadap pemahaman belajar IPS Sejarah , karena diperoleh F = 2,517 dengan p= 0,118, karena hasil analisis variansi tidak terdapat beda nyata (p > 0,05). Kata kunci : cooperative learning tipe STAD, model pembelajaran konvensional, konsep diri, pemahaman

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 09 May 2014 06:57
    Last Modified: 09 May 2014 06:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15500

    Actions (login required)

    View Item