ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI WALIKAN KABUPATEN KARANGANYAR DAN WONOGIRI TAHUN (2006-2012)

CAHYONO, PROBO (2013) ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI WALIKAN KABUPATEN KARANGANYAR DAN WONOGIRI TAHUN (2006-2012). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (771Kb) | Preview

    Abstract

    Probo Cahyono. ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI WALIKAN KABUPATEN KARANGANYAR DAN WONOGIRI TAHUN (2006-2012). Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juni. 2013. Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mengetahui produktivitas lahan di Daerah Aliran Sungai Walikan Tahun 2006 dan Tahun 2012. (2) Mengetahui Daya Dukung Lahan di Daerah Aliran Sungai Walikan Tahun 2006 dan Tahun 2012. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi spasial yaitu mengungakapkan masalah sesuai fakta yang ada walaupun terkadang memberikan interpretasi atau analisis berdasarkan sudut pandang keruangan. Populasi penelitian adalah total produksi dan seluruh unit satuan administrasi di Sub Daerah Aliran Sungai Walikan. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling yaitu objek diambil secara selektif untuk mewakili informasinya. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data untuk mengetahui tingkat produktivitas lahan pertanian adalah dengan perbandingan jumlah produksi pertanian bahan makanan (Ton) dengan luas lahan panennya (Ha). Output berupa Peta Produktivitas Lahan Daerah Aliran Sungai Walikan. Untuk mengetahui kriteria daya dukung lahan melalui perbandingan antara ketersediaan lahan dengan kebutuhan lahannya. Perbandingan antara ketersediaan lahan dan kebutuhan lahan menggunakan petunjuk dari Lampiran Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 17 Tahun 2009. Output yang dihasilkan dari perbandingan ketersediaan lahan dan kebutuhan lahan tersebut yakni Peta Daya Dukung Lahan Daerah Aliran Sungai Walikan. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Produktivitas lahan di DAS Walikan tahun 2006 dan tahun 2012 khususnya tanaman bahan makanan padi, jagung, ketela pohon dan kacang tanah secara umum, jumlah total produktivitas masing-masing desa wilayah DAS Walikan dari tahun 2006 sampai tahun 2012 mengalami peningkatan produktivitas yaitu 132,948 ton/ha/thn menjadi 176,186 ton/ha/thn. Namun, untuk tanaman padi produktivitas menurun dihampir sebagian besar desa wilayah DAS Walikan. Faktor yang mempengaruhi penurunan produktivitasnya ada 2 yakni faktor biologis dan faktor sosial ekonomi. 2) Daya dukung lahan DAS Walikan tahun 2006 dan tahun 2012 adalah: Pada tahun 2006 desa yang mempunyai daya dukung lahan Surplus ada 7 desa yaitu Desa Ngepungsari, Wonorejo, Wonokeling, Beruk, Manjung, Giriwarno dan Wonokerto. Desa yang mengalami daya dukung lahan defisit ada 8 desa yaitu Desa Jatipuro, Jatiroyo, Jatipurwo, Jatisobo, Jatiyoso, Jatisawit, Petung dan Sonoharjo. Sedangkan tahun 2012 desa yang mempunyai daya dukung lahan Surplus ada 6 desa yaitu, Desa Jatiroyo, Ngepungsari, Wonokeling, Beruk, Wonokerto dan Manjung. Serta desa yang mengalami daya dukung lahan defisit ada 9 desa, yaitu Desa Jatipuro, Jatipurwo, Jatisobo, Jatiyoso, Jatisawit, Petung, Wonorejo, Sonoharjo dan Giriwarno. Kata Kunci : Desktiptif Kualitatif, Analisis Spasial, Produktivitas Lahan, Ketersediaan Lahan, Kebutuhan Lahan, Daya Dukung Lahan Probo Cahyono. THE ANALYSIS OF SUPPORT CAPABILITY LAND WALIKAN WATERSHED DISTRICT KARANGANYAR AND WONOGIRI YEAR (2006-2012). Thesis. Surakarta: Faculty of Teacher Training and Education. Sebelas Maret University of Surakarta. August. 2013. The purposes of this research are (1) Knowing the productivity of land Walikan Watershed in Year 2006 and Year 2012. (2) Knowing the support capability of land Walikan Watershed in Year 2006 and Year 2012. This research employs spatial description method to reveal the problem fit the facts, although sometimes provide interpretation or analysis based on spatial perspective. The population study is the entire unit of land in the Walikan Watershed. The sampling techniques is purposive sampling object, it is selectively taken to represent the information. The techniques of collecting data are interviews, documentation and observation. The data analysis techniques to determine the level of agricultural productivity is the ratio of the number of agricultural food production (tons) by land area harvested (ha). The output is a Productivity Map of Land Walikan Watershed. To find out the criteria by comparing the carrying capacity of the land between the land availability with the land needs. The comparison between the land availability and the land needs uses the instructions of the Annex to Regulation of the Minister of Environment No.17 in year 2009. The resulting output from the comparison availability of land and the land needs is the Support Capability Map of Land Walikan Watershed. Based on the research it can be concluded that: 1) Productivity Land Walikan Watershed in 2006 and in 2012 in particular food crops of rice, maize, cassava and peanuts in general, the total productivity of each area in Land Walikan Watershed from 2006 to 2012 increased productivity is 132.948 tons/ ha/yr to 176.186 tons/ ha /yr . However, for the rice crop productivity declined in almost most of the area in Land Walikan Watershed. The factors affecting the decline in productivity have 2 biological factors and socioeconomic factors. 2) the support capability of land Walikan Watershed in year 2006 and year 2012: In 2006, there are 7 village whom have a surplus of the support capacity. There are Ngepungsari village, Wonorejo, Wonokeling, Beruk, Manjung, Giriwarno dan Wonokerto. The village has a deficit of the support capacity are 8 villages. There are Jatipuro village, Jatiroyo, Jatipurwo, Jatisobo, Jatiyoso, Jatisawit, Petung and Sonoharjo. In 2012, the are 6 villages whom have a surplus of the support capacity, there are Jatiroyo village, Ngepungsari, Wonokeling, Beruk, Wonokerto and Manjung. And there are 9 villages whom have a deficit of the support capacity. There are Jatipuro village, Jatipurwo, Jatisobo, Jatiyoso, Jatisawit, Petung, Wonorejo, Sonoharjo and Giriwarno. Keywords: Qualitative descriptive, Spatial Analysis, Productivity of Land, Land Availability, Land Needs, The Land’s Support Capability

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: Satria Nur Fauzi
    Date Deposited: 09 May 2014 06:48
    Last Modified: 09 May 2014 06:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15497

    Actions (login required)

    View Item