PENGARUH KOMPOS AZOLLA DAN KALIUM ORGANIK TERHADAP KETERSEDIAAN KALIUM DAN HASIL KACANG TANAH PADA ALFISOL

JUMANTONO, JUMANTONO (2013) PENGARUH KOMPOS AZOLLA DAN KALIUM ORGANIK TERHADAP KETERSEDIAAN KALIUM DAN HASIL KACANG TANAH PADA ALFISOL. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (189Kb) | Preview

    Abstract

    PENGARUH KOMPOS AZOLLA DAN KALIUM ORGANIK TERHADAP KETERSEDIAAN KALIUM DAN HASIL KACANG TANAH PADA ALFISOL JUMANTONO, KARANGANYAR. Skripsi : Lutfy Ismoyo (H 0709066). Pembimbing : Sumarno, Sudadi, Panut Sahari. Program Studi : Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kacang tanah termasuk tanaman palawija. Di Indonesia 10% kacang tanah di budidayakan pada tanah Alfisol. Produksi kacang tanah di Indonesia pada tahun 2011 mencapai 700.000 ton per tahun namun masih belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Rendahnya produktivitas ini salah satunya disebabkan oleh penurunan tingkat kesuburan tanah diantaranya adalah kekahatan tanah kalium. Penurunan tingkat kesuburan tanah dapat diakibatkan oleh penggunaan pupuk anorganik dengan skala besar secara terus menerus. Tanaman yang kekurangan kalium tidak dapat memanfaatkan air dan hara tanah secara efisien. Salah satu cara untuk meningkatkan kandungan kalium didalam tanah adalah dengan memberikan pupuk kalium organik berupa abu sekam dan juga kompos azolla. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dosis yang tepat dari kompos azolla dan kalium organik untuk meningkatkan ketersediaan kalium dan meningkatkan hasil tanaman kacang tanah pada tanah Alfisol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga November 2012 di Pusat Penelitian Lahan Kering Fakultas Pertanian UNS di Jumantono, Kabupaten Karanganyar dan Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian UNS Solo. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan P sebagai perlakuan kombinasi kompos azolla dan kalium organik. Sebagai pembanding adalah perlakuan pupuk kandang dan pupuk NPK. Variabel yang diamati dalam penelitian ini antara lain adalah K tertukar, KTK, kadar bahan organik, N total, pH, berat segar dan kering brangkasan, berat segar, berat kering dan jumlah polong, tinggi tanaman, serta berat dan jumlah biji. Analisis data dilakukan dengan uji F pada taraf 5% dan apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pemberian dosis kompos azolla dan kalium organik dapat meningkatkan ketersediaan kalium pada tanah alfisol juga mampu meningkatkan hasil dari kacang tanah. Pemberian kompos akan meningkatkan kandungan bahan organik dalam tanah sehingga meningkatkan aktifitas mikrobia yang membantu proses pelepasan unsur hara K yang terikat di dalam tanah. Penambahan pupuk kalium organik efektif meningkatkan K tertukar yang ada didalam tanah. Selain itu pemberian kompos azolla dan kalium organik memberikan peningkatan terhadap kapasitas tukar kation, bahan organik, N total dalam tanah dan meningkatkan berat segar dan kering brangkasan serta hasil polong dan biji kacang tanah. THE EFFECT OF AZOLLA COMPOST AND ORGANIC POTTASIUM FERTILIZER DOSAGE ON POTTASIUM AVAILABILITY AND YIELD OF GROUNDNUT ON ALFISOL JUMANTONO, KARANGANYAR Thesis-S1: Lutfy Ismoyo (H0709066). Advisers: Sumarno, Sudadi, Panut Sahari. Study Program: Agrotechnology, Agriculture Faculty, Sebelas Maret University (UNS) Surakarta. Groundnut is belongs to crop. In indonesia 10% of groundnut cultivated on alfisol soil. Indonesia on 2011 groundnut production 700.000 tons per year but its still under the national demand production. One of the reason low productivity is soil degradation. Degradation in soil fertility can be caused by the use of inorganic fertilizers within large-scale continuously. Plant that has pottasium defficient can not utilize water and nutrient from the soil efficiently. One of the way to increasing pottasium inside the soil is by adding organic pottasium and azolla compost. This research was conducted to determine the proper dose of azolla compost and organic potassium to increase the availability of pottasium and increase yield of groundnut crops on alfisol soil. The research was conducted in May 2012 until November 2012 at Jumantono dryland research centre, Karanganyar regency and Chemical and Soil Fertility laboratory Agriculture Faculty UNS Solo. The research used Completely Randomized Design (CRD) using P as the treatment combination of compost azolla and organik pottasium. For comparison is the treatment of manure and NPK fertilizer. The Variabel for this research are pottasium exchanged, CEC, organic matter, total N in the soil, fresh weight and dry stover peanut,height of the plant, fresh weight of pods, dry weight of pods, number of pods, seed weight and number of seed. Data were analyzed by F test and DMRT at 5% level. The results showed that treatment of azolla compost and organic potassium increase the availability of potassium in the Alfisol soil and able to increase the yield of groundnut. Provision of compost improve the soil content of organic matter thereby increasing microbial activity that helps to process of releasing nutrients bound K in the soil. The application of organic potassium fertilizer improve the existing of pottasium in soil. Besides giving Azolla compost and organic potassium also increased levels of cation exchange capacity, organic matter, total N in the soil and increase fresh and dry stover peanut also the seed.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Satria Nur Fauzi
    Date Deposited: 09 May 2014 06:36
    Last Modified: 09 May 2014 06:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15493

    Actions (login required)

    View Item