PENANGANAN ANAK JALANAN BERBASIS KEMITRAAN DI KOTA SURAKARTA (Studi Tentang Bentuk, Program, dan Faktor yang Berpengaruh dalam Kemitraan Antara Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Dengan LSK Bina Bakat dalam Penanganan Anak Jalanan)

Kalistania, Noya (2013) PENANGANAN ANAK JALANAN BERBASIS KEMITRAAN DI KOTA SURAKARTA (Studi Tentang Bentuk, Program, dan Faktor yang Berpengaruh dalam Kemitraan Antara Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Dengan LSK Bina Bakat dalam Penanganan Anak Jalanan). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (1244Kb) | Preview

    Abstract

    Noya Kalistania. D0109066. Penanganan Anak Jalanan Berbasis Kemitraan Di Kota Surakarta (Studi Tentang Bentuk, Program, dan Faktor yang Berpengaruh dalam Kemitraan Antara Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Dengan LSK Bina Bakat dalam Penanganan Anak Jalanan). Skripsi. Jurusan Ilmu Administrasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. 2013. 86 halaman. Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Surakarta merupakan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memiliki tanggung jawab dalam menangani anak jalanan. Keterbatasan Dinsosnakertrans dalam menangani anak jalanan mengharuskan adanya kemitraan dengan LSM. Oleh karena itu dalam penelitian ini mengkaji tentang: (1) Kemitraan antara Dinsosnakertrans dan LSK Bina Bakat dalam penanganan anak jalanan; (2) Faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi kemitraan. Penelitian ini mengacu pada pendapat Sulistiyani (2004), tentang anak mengacu pada Konvensi Hak Anak, karateristik anak jalanan mengacu pada batasan oleh UNICEF dan juga pendapat yang dikemukakan oleh Shalahuddin (2004), sedangkan model kemitraan mengacu pada pendapat Mujiyadi (2011) Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Informan ditentukan berdasarkan purposive sampling. Sumber data yang digunakan merupakan sumber data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi, yang di dapatkan dari Dinsosnakertrans dan LSK Bina Bakat. Validitas data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk kemitraan antara Dinsosnakertrans dengan LSK Bina Bakat merupakan mutualism partnership berbasis linear collaborative of partnership, yang ditandai dengan adanya persamaan visi, misi, dan tujuan. Kemitraan ini bersifat saling menguntungkan dan tidak membedakan kekuatan pihak yang bermitra. Program kemitraan menggunakan analisis Institutional base, dimaksudkan program yang dilakukan bersama sesuai prinsip azas manfaat. Faktor pendukung yang mempengaruhi kemitraan adalah persamaan tujuan, saling percaya, dan adanya sumber daya. Faktor penghambatnya adalah pencairan dana yang berbelit-belit dan kurangnya transparansi dana. Kata Kunci: Kemitraan, Anak Jalanan, Bentuk Kemitraan, Program Kemitraan. Noya Kalistania. D0109066. Management Of Street Children Based On Partnership In Surakarta (Study About Form, Program, and Influential Factors On Partnership Of Street Children Between The Department Of Social Service, Labor and Transmigration By LSK Bina bakat on Management Of Street Children). Thesis. Administration Science. Faculty of Social and Political Sciences. Sebelas Maret University. 2013. 86 pages. Social Service, Labour and Transmigration (Dinsosnakertrans) Surakarta is one of the Regional Working Units (SKPD) who has responsibility in dealing with street children. Dinsosnakertrans limitations in dealing with street children require a partnership with LSM. Therefore, in this study examined the: (1) The partnership between Dinsosnakertrans and LSK Bina Bakat in the management of street children, (2) the supporting and inhibiting factors affecting the partnership. This study refers to Sulistiyani (2004), about the child refers to Convention of Children’s Right, characteristics of street children refers to the limits by UNICEF and also which is stated by Shalahuddin (2004), while the partnership model refers to stated by Mujiyadi (2011). The approach used is descriptive qualitative. Informants are determined by purposive sampling. Source of the data used is a source of primary data and secondary data with the data collection techniques using interviews and documentation, is in getting from Dinsosnakertrans and LSK Bina Bakat. The validity of the data used triangulation of data. Analysis used descriptive qualitative techniques. The results of this study indicate that the partnership between LSK Bina Bakat and Dinsosnakertrans is a linear-based mutualism collaborative partnership of partnership, which is characterized by the same vision, mission, and goals. This partnership is mutually beneficial and does not distinguish between the strength of the partnership. Institutional partnership program analysis base, intended program conducted in accordance with the principle of benefit principle. The supporting factors which affect the partnership is equality objectives, mutual trust, and lack of resources. While the inhibiting factors are convoluted disbursement and lack of transparency of funds. Keywords: Partnership, Street Children, Partnership Forms, Partnership Program.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: Satria Nur Fauzi
    Date Deposited: 09 May 2014 06:13
    Last Modified: 09 May 2014 06:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15485

    Actions (login required)

    View Item