KAJIAN EMPIRIS TERHADAP BILYET GIRO (BG) SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DALAM LALU LINTAS PERDAGANGAN (STUDI DI BNI CABANG SURAKARTA JAWA TENGAH)

AGUSTA, HELGA ANASTASIA (2012) KAJIAN EMPIRIS TERHADAP BILYET GIRO (BG) SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DALAM LALU LINTAS PERDAGANGAN (STUDI DI BNI CABANG SURAKARTA JAWA TENGAH). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1240Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian bertujuan mengetahui mekanisme serta tata cara penggunaan Bilyet Giro (BG) sebagai alat pembayaran dalam lalu lintas perdagangan di BNI Cabang Surakarta Jawa Tengah dan mengetahui langkah-langkah yang dilakukan oleh BNI Cabang Surakarta Jawa Tengah dalam menghadapi masalah-masalah yang muncul. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif, dengan metode kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh langsung dari BNI Cabang Surakarta Jawa Tengah sedangkan data sekunder diperoleh dari bahan-bahan kepustakaan, dokumen, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Selanjutnya untuk menganalisis data yang ada dengan menggunakan analisis kualitatif dengan model interaktif. Mekanisme dan tata cara penggunaan Bilyet Giro (BG), calon nasabah penerbit BNI Cabang Surakarta wajib memiliki rekening giro. Calon nasabah Giro Perseorangan harus menyerahkan fotocopy KTP atau identitas lainnya. Untuk Giro Badan Usaha, melengkapi akte pendirian usaha, surat ijin usaha atau HO, SIUP atau IUJK, dan NPWP. Sedangkan Giro Pemerintah, menyerahkan surat keterangan penunjukan diri dari instasi bersangkutan. Calon nasabah wajib menyerahkan surat referensi dan menandatangani blangko specimen di hadapan pihak bank. Hal terpenting calon nasabah tidak masuk dalam daftar hitam (blacklist). Langkah-langkah BNI Cabang Surakarta dalam menghadapi masalahmasalah yang timbul yaitu; 1.Bilyet Giro Kosong, BNI berkewajiban mengeluarkan Surat Peringatan sesuai dengan ketentuan, 2.Pembatalan Bilyet Giro (BG), BNI Cabang Surakarta hanya melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah dari nasabah penerbit, 3.Cross Kliring, BNI Cabang Surakarta akan menghubungi nasabah penerbit dan menyampaikan agar menyetor sejumlah dana sehingga perhitungan saldo untuk menjalankan giro dapat dilakukan. 4.Penerbitan Bilyet Giro (BG) yang pengisiannya tidak jelas, sebelumnya bank wajib memperingatkan nasabah untuk mengisi BG dengan jelas, lengkap dan benar. 5.Bilyet Giro (BG) nasabah penerbit hilang, BNI Cabang Surakarta akan membekukan BIlyet Giro (BG), setelah nasabah penerbit melaporkan kepada pihak yang berwajib. 6.Peralihan Bilyet Giro (BG), BNI Cabang Surakarta hanya akan melakukan semua perintah yang sudah diamanatkan oleh nasabah penarik. Kata Kunci: Bilyet Giro (BG), Alat Pembayaran, Lalu Lintas Perdagangan This research aims to know about mechanisms and procedures to using a Bilyet Giro as a means of payment in trade traffic at BNI Branch Surakarta Jawa Tengah and measures taken by BNI Branch Surakarta Jawa Tengah to solve the problems. This research is juridical sociological legal or empirical descriptive legal research, with qualitative research methods. Data used from primary and secondary data. Primary data obtained from BNI Branch Surakarta Jawa Tengah, while secondary data obtained from the data attained from literature materials, documents, and reports that correlated with the problem under study. Data collection techniques using observation, interview and literature study. Furthermore, to analyze existing data using qualitative analysis with interactive models. Mechanisms and procedures to use Bilyet Giro is the potential borrowers of BNI Branch Surakarta are required to have a current account. Prospective customers Giro Individuals must submit a copy of ID card or other identification. For Giro Entity, complete certificate of incorporation of business, business license or HO, trade license or License for Construction Services, and Taxpayer Identification Number. While the Giro Government, submit a letter of appointment itself instasi concerned. Prospective customers must submit a letter of reference and specimen blank sign in front of the BNI Branch Surakarta. The most important thing a prospective customer is not included in the black list (blacklist). The measures taken by the BNI Surakarta in the face of the problems arising from the use of Bilyet Giro (BG) as a means of payment, namely: 1. In case of Giro Blank, then BNI is obliged to issue a Warning Letter in accordance with the provisions of, 2. Cancellation Bilyet Giro (BG), BNI Branch Surakarta only perform their duties in accordance with the order from the customer publisher, 3.Cross Clearing, BNI Branch Surakarta will contact customers in order to deliver publishers and deposit some funds so as to run current account balance calculations can be performed. 4. Publishing Bilyet Giro (BG) whose contents were not clear, banks are required to warn customers in advance to fill the BG with a clear, complete and correct. 5. Bilyet Giro lost, BNI Branch Surakarta will freeze a bank draft, after the customer publishers reported to the authorities. 6. Bilyet Giro Transfer, BNI Branch Surakarta will just do all the commands that have been mandated by the customer puller. Keywords: Bilyet Giro (BG), Medium of exchange, Trade traffic

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Miftahful Purnanda
    Date Deposited: 08 May 2014 22:02
    Last Modified: 08 May 2014 22:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15447

    Actions (login required)

    View Item