TINJAUAN YURIDIS KESALAHAN PENERAPAN HUKUM PEMBUKTIAN OLEH JUDEX FACTIE SEBAGAI ALASAN HUKUM PENGAJUAN KASASI PENUNTUT UMUM KEJAKSAAN NEGERI TARUTUNG DALAM PERKARA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor :1989 K/Pid/2010)

Apriliyana, Winda (2013) TINJAUAN YURIDIS KESALAHAN PENERAPAN HUKUM PEMBUKTIAN OLEH JUDEX FACTIE SEBAGAI ALASAN HUKUM PENGAJUAN KASASI PENUNTUT UMUM KEJAKSAAN NEGERI TARUTUNG DALAM PERKARA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor :1989 K/Pid/2010). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (779Kb) | Preview

    Abstract

    WINDA APRILIYANA. E0009358. 2013. A JURIDICAL REVIEW ON THE AUTHENTICATION LAW MISAPPLICATION BY JUDEX FACTIE AS THE LEGAL RATIONALE OF APPEALING TO THE SUPREME COURT BY THE PUBLIC PROSECUTOR OF TARUTUNG DISTRICT ATTORNEY IN Number: 1989 K/Pid/2010). This law research aimed to find out the authentication law misapplication by judex factie as the legal rationale of appealing to the supreme court by the public prosecutor of Tarutung District Attorney in Planned Murder case and how he appealing to Supreme Court by the Public Prosecutor on the basis of the authentication law misapplication by judex factie. This legal study was a normative law research that was descriptive in nature. The type of data used was secondary data. Technique of collecting data used was document study (library research), whether books, legislations, documents or others. The data analysis was conducted using an interactive analysis technique using qualitative approach. The result of research showed that firstly, the appeal to Supreme Court by the public prosecutor with the rationale of the authentication law misapplication in various verdicts of planned murder case, verdict No. 1989 K/Pid/2010, did not meet the provision of article 253 of KUHAP. Secondly, the legal argumentation of by the defendant Tarsan Sianipar in planned murder case was acceptable by the Supreme Court did not meet the provision of Article 253 of KUHAP. Keywords: the rationale of appeal to Supreme Court, the deliberation of Supreme Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui apakah Untuk mengetahui kesalahan penerapan hukum pembuktian oleh judex factie sebagai alasan hukum pengajuan kasasi penuntut umum kejaksaan negeri tarutung dalam perkara pembunuhan berencana dan bagaimana argumentasi hukum Hakim Mahkamah Agung dalam menilai permohonan kasasi Penuntut Umum atas dasar kesalahan penerapan hukum pembuktian oleh judex factie Penulisan Hukum ini termasuk dalam jenis penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui studi dokumen(Library Research), baik buku-buku, peraturan perundang-undangan, dokumen-dokumen, dan sebagainya. Analisis data mengunakan tekhnik analisis interaktif dengan pendekatan kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu pertama, pengajuan pengajuan kasasi oleh penuntut umum dengan alasan adanya kesalahan penerapan hukum pembuktian dalam berbagai putusan dalam perkara pembunuhan berencana yaitu antara putusan dengan nomor perkara No. 1989 K/Pid/2010 tidak memenuhi ketentuan pasal 253 KUHAP. Kedua, argumentasi hukum hakim Mahkamah Agung dalam memeriksa dan memutus pengajuan kasasi oleh terdakwaTarsan Sianipar dalam perkara pembunuhan berencana diterima oleh Mahkamah Agung tidak memenuhi ketentuan Pasal 253 KUHAP. Kata Kunci : alasan kasasi, pertimbangan hakim kasasi, pembuktian

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 07 May 2014 21:49
    Last Modified: 07 May 2014 21:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15282

    Actions (login required)

    View Item