Efek Annealing Temperture Terhadap Sifat Magnetik Dan Struktur Multilapisan Tipis Cobalt-Samarium

Erwin, (2013) Efek Annealing Temperture Terhadap Sifat Magnetik Dan Struktur Multilapisan Tipis Cobalt-Samarium. Indonesian Journal of Applied Physics, 3 (1). pp. 1-6. ISSN 2089 – 0133

[img] PDF - Published Version
Download (127Kb)

    Abstract

    ABSTRACT Multilayer thin films of cobalt and samarium with the structur of 20[Co (4.2 nm)/Sm (3.8 nm)] have been fabricated using dc magnetron sputtering technique. Crystalline formation due to heat treatment of about 450o C of the sample is responsible for increase of coercivity from 300Oe to 3500 Oe. Due to heat treatment (annealing) of the sample caused the value of the magnetization of the sample decreases. This is due to the formation of none magnetic phase in interfacial mixing between the layers as a result of inter-diffusion between the layers. Structural properties of as deposited and annealed samples was studied using transmission electron microscope (TEM). Electron diffraction patterns for as deposited sample exhibit diffused rings for samarium reflection however, for the annealed sample of about 450o C for 30 minutes produces sharp diffraction rings. This indicates that alloys of CoSm in interfacial mixing has a crystalline properties. By modifying the annealing temperature and time one can obtain higher value of coercivity of alloy of CoSm between the layers as one of the requirements for higher density magnetic recording media. Keywords : magnetic, coercivity, magnetisation, annealing and mullylayer structure ABSTRAK Multilapisan tipis cobalt dan samarium dengan struktur 20[Co (4.2 nm)/Sm (3.8 nm)] telah dibuat dengan menggunakan dc magnetron sputtering. Formasi kristal dari campuran cobalt- samarium dengan anisotropi tinggi menghasilkan pertambahan coercivitas dari 300 Oe menjadi 3500 Oe. Nilai coercivitas yang tinggi ini diperoleh setelah dilakukan annealing terhadap sampel yaitu pada suhu 450o C. Penurunan nilai magnetisasi dari sampel pada suhu lebih tinggi disebabkan oleh adanya fase non magnetic atau fase magnetisasi rendah sebagai akkibat dari interdiffusi antara lapisan atom – atom cobalt dan samarium, yang bersifat non magnetik. Sifat struktur dari sampel sebelum dan setelah di annealing dipelajari dengan menggunakan mikroskop electron transmisi (TEM). Pola diffraksi electron dari sample sebelum dilakukan annealing menampilkan cincin-cincin difraksi samarium yang kabur (diffuse), namun setelah diannealing pada suhu 450o C, maka cincin-cincin tersebut menjadi tajam. Ketajaman dari cincin-cincin tersebut mengindikasikan bahwa sampel memiliki sifat kristal. Dengan memodifikasi kondisi suhu annealing, maka dimungkinkan untuk mendapatkan nilai coercivitas sampel yang tinggi dari multilapisan tipis cobalt samarium sehingga bahan ini dapat digunakan sebagai media penyimpan data magnetik berkapasitas tinggi. Kata kunci : magnetik, coercivitas, magnetisasi, annealing dan struktur multilapisan tipis

    Item Type: Article
    Uncontrolled Keywords: magnetic, coercivity, magnetisation, annealing and mullylayer structure magnetik, coercivitas, magnetisasi, annealing dan struktur multilapisan tipis
    Subjects: Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
    Depositing User: Fairly Okta'mal
    Date Deposited: 09 Jul 2013 12:36
    Last Modified: 09 Jul 2013 12:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1525

    Actions (login required)

    View Item