MODEL PENANGGULANGAN KEMISKINAN MASYARAKAT PEDESAAN DI KABUPATEN SUKOHARJO DENGAN PENDEKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DAN PAUL-SHAFFER

Zuber, Ahmad and Haryono, Bagus (2012) MODEL PENANGGULANGAN KEMISKINAN MASYARAKAT PEDESAAN DI KABUPATEN SUKOHARJO DENGAN PENDEKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DAN PAUL-SHAFFER. .

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (249Kb) | Preview

    Abstract

    Poverty is seen as condition of deprivation that is experienced by someone or a group of people. The poverty can be analysed through cultural poverty, structural poverty, and natural poverty. The purpose and the target of this research are to describe and to analyse the model of rural poverty alleviation based on society participation and Paul Shaffer in Baran and Sanggang villages of Sukoharjo. The research design is done with qualitative paradigm with case study. The data were gained through observation, deep interview, focus group discussion, and questionnaire. The research result shows that not all of the development stages in Baran and in Sanggang are done by society participation. In the plan stage, government often involves rural poor community through village discussion. The stage of development implementation is usually done by developer. Meanwhile the stage of development evaluation is usually done by specific persons who do the inspection and evaluation to the development implementation. The approach of Paul Shaffer to alleviate rural poverty is generally still relevant. Political capital that consist of poor people participation in political organization is seen irrelevant with the thought of poor people in alleviating rural poverty. The coercion capital is also seen insignificant in the effort of solving the poverty. Key words: poverty, poverty alleviation, society participation, Paul Shaffer approach. Kemiskinan dipandang sebagai keadaan diri seseorang atau sekelompok orang yang mengalami kekurangan. Secara konseptual, kemiskinan dapat dijelaskan melalui konsep-konsep seperti kemiskinan kultural, kemiskinan struktural, dan kemiskinan natural. Tujuan dan target yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisa model penanggulangan kemiskinan masyarakat pedesaan dengan pendekatan partisipasi masyarakat dan Paul Shaffer di Desa Baran dan Desa Sanggang Kabupaten Sukoharjo. Rancangan penelitian dilakukan dengan pendekatan paradigma kualitatif dengan jenis studi kasus. Data penelitian diperoleh dengan cara melakukan pengamatan, wawancara mendalam, focus group discussion, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak semua tahapan pembangunan masyarakat pedesaan Baran dan Sanggang dilakukan secara partisipatif. Tahapan perencanaan masih seringkali melibatkan masyarakat miskin melalui rembug desa. Tahapan pelaksanaan pembangunan biasanya dilakukan oleh developer. Sedangkan tahapan evaluasi pembangunan biasanya dilakukan oleh pihak khusus yang melakukan inspeksi dan evaluasi pelaksanaan pembangunan yang bersangkutan. Pendekatan Paul Shaffer dalam menanggulangi kemiskinan di masyarakat pedesaan secara umum masih relevan. Namun khusus mengenai modal politik yang berupa keikutsertaan dalam organisasi politik dipandang tidak sesuasi dengan pemikiran masyarakat miskin untuk bisa keluar dari kemiskinan. Kemudian modal paksaan juga dipandang tidak signifikan di dalam usaha untuk keluar dari permasalahan kemiskinan. Keywords: Kemiskinan, penanggulangan kemiskinan, partisipasi masyarakat, pendekatan Paul Shaffer

    Item Type: Article
    Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Arissa Aprilia Nurcahyani
    Date Deposited: 06 May 2014 22:41
    Last Modified: 06 May 2014 22:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15207

    Actions (login required)

    View Item