INTERPRETASI BAWAH PERMUKAAN DAERAH MANIFESTASI EMAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAGNETIK DI DAERAH GARUT JAWA BARAT

HERYANTO, DIDI (2013) INTERPRETASI BAWAH PERMUKAAN DAERAH MANIFESTASI EMAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAGNETIK DI DAERAH GARUT JAWA BARAT. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (magnetik, emas, suseptibilitas, Garut, GM-SYS, Oasis Montaj.) - Published Version
Download (872Kb) | Preview

    Abstract

    Research has been conducted using the magnetic method in exploration area of PT. Aneka Tambang, Tbk in Garut, West Java . This study aims to identify subsurface structures potentially containing gold based on 2D modeling results and geological data. Data Acquisition was performed using precission Proton Magnetometer (PPM) G-856 AX and GPS Garmin. Data Acquisition was conducted over 28 days in an area of 13 km x 7 km, spaced between the point of measurement is 10 m. The Qualitative interpretation is done by analyzing the total magnetic anomaly map and the process of upward continuation using Oasis montaj. The quantitative interpretation is done by analyzing the 2D models using GM-SYS. Fourth model have been made there are AA‟ slice, BB‟ slice, CC‟ slice and DD‟ slice. The Models obtained subsurface geological structure is a tuff rock with susceptibility value of 1.26 x 10-5 and 3.77 x 10-5 in the SI system, rock breccia with susceptibility value of 3.77 x 10-4, tuff breccia rocks with values susceptibility of 2.51 x 10-5, quartz susceptibility value of -2.51 x 10-5, porphyry rocks with susceptibility value of 2.51 x 10-4, pyroclastic sedimentary rocks with susceptibility value of 1.26 x 10 -5, Calsite with susceptibility value of -1.26 x 10-5 and 0.5 x 10-5. Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode magnetik di area eksplorasi PT. Aneka Tambang, Tbk di Garut, Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan yang berpotensi mengandung emas berdasarkan hasil pemodelan 2D dan data geologi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Proton precission Magnetometer (PPM) G-856 AX dan GPS garmin. Pengambilan data dilakukan selama 28 hari di area seluas 13 km x 7 km, dengan spasi antar titik pengukuran 10 m sehingga didapatkan data sebanyak 12569 data. Interpretasi kualitatif dilakukan dengan m enganalisis peta anomali magnetik total dan hasil proses kontinuasi ke atas dengan menggunakan Oasis montaj. Interpretasi kuantitatif dilakukan dengan menganalisis hasil pemodelan 2D dengan menggunakan GM-SYS. Jumlah pemodelan sebanyak 4 buah penampang yaitu penampang AA‟, penampang BB‟, penampang CC‟ dan penampang DD‟. Hasil keempat pemodelan didapatkan struktur geologi bawah permukaan yaitu batuan tuf dengan nilai suseptibilitas 1,26 x 10 -5 dalam sistem SI dan 3,77 x 10 -5 dalam sistem SI, batuan breksi dengan nilai suseptibilitas 3,77 x 10 -4 dalam sistem SI, batuan breksi tuf dengan nilai suseptibilitas 2,51 x 10 -5 dalam sistem SI, kuarsa dengan nilai suseptibilitas -2,51 x 10 -5 dalam sistem SI, batuan porfiri dengan nilai suseptibilitas 2,51 x 10 -4 , dalam sistem SI batuan sedimen dengan nilai suseptibilitas 1,26 x 10 -5 dalam sistem SI, Calsite dengan nilai suseptibilitas -1,26 x 10 -5 dalam sistem SI dan 0,5 x 10 -5 dalam sistem SI. Daerah yang memiliki prospek kandungan emas pada lintasan cc‟.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 06 May 2014 21:23
    Last Modified: 06 May 2014 21:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15196

    Actions (login required)

    View Item