PENGARUH BIAYA AGENSI TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2007-2011)

DEWANTI, DYAH (2013) PENGARUH BIAYA AGENSI TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2007-2011). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

PDF (Indonesia Capital Market Directory, Website Indonesian Stock Exchange.) - Published Version
Download (372Kb) | Preview


    The purpose of this study is to demonstrate the influence of agency cost that proxied with institutional ownership, dispersion ownership, collateral asset, and capital structure on dividend policy in manufacture industry that listed in Bursa Efek Indonesia (BEI) during period of 2007 - 2011. Agency Policy as measured by Dividend Payout Ratio (DPR). This study uses data of period 2007 -2011, annual report and financial statement. The sample taken by using the purposive sampling technique. Population of this research consists of 154 manufacturingcompaniesthat are listed in the Bursa Efek Indonesia (BEI)duringthe period of 2007 -2011. This research uses purposive sampling method, the sampling consist of 10 companies. The results indicate that collateral asset and capital structure affect dividend policy. Partially, collateral asset has positive significant influence on dividend policy, and capital structure has a significant lay negative influence to dividend policy. Last, Institutional ownership and dispersion ownership has insignificant lay influence to dividend policy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya agensi yang diproxykan dengan kepemilikan institutional yang diukur dengan institutional ownership (INST), penyebaran kepemilikan yang diukur dengan dispersion ownership (DISO), jaminan asset yang diukur dengan collateral asset (COLA), dan struktur modal yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007 – 2011. Kebijakan dividen diukur dengan Dividend Payout Ratio (DPR). Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD), laporan tahunan, dan laporan keuangan. Populasi penelitian ini berupa 154 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2007-2011. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dimana jumlah sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 10 perusahaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, biaya agensi berupa COLA dan DER berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. Sementara INST dan DISO memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap kebijakan dividen.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 06 May 2014 20:32
    Last Modified: 06 May 2014 20:32

    Actions (login required)

    View Item