PERAN SANTOSA DOELLAH TERHADAP PELESTARIAN BATIK DI SURAKARTA (1967-2012)

Wanodya, Gita Endar (2013) PERAN SANTOSA DOELLAH TERHADAP PELESTARIAN BATIK DI SURAKARTA (1967-2012). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (643Kb) | Preview

    Abstract

    Gita Endar Wanodya. C 0508008. 2013. Peran Santosa Doellah Terhadap Perkembangan Batik di Surakarta (1967-2012). Skripsi: Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini berjudul Peran Santosa Doellah Terhadap Perkembangan Batik di Surakarta (1967-2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Sejarah dan Perkembangan batik di Surakarta. (2). Peran Santosa Doellah terhadap pelestarian batik di Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian historis, sehingga langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen, studi pustaka, dan wawancara dengan beberapa informan sebagai sumber sekunder. Data-data yang terkumpul kemudian diseleksi, dianalisa, dan diinterpretasikan dengan menggunakan pendekatan ekonomi, sosiologi, dan pendekatan ilmu politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kota Surakarta merupakan salah satu kota yang menjadi titik awal perkembangan batik di Indonesia. Semakin diminatinya batik pada saat itu menjadikan batik sebagai mata pencaharian masyarakat. Begitupula leluhur Santosa Doellah (Wongsodinomo) yang juga bermata pencaharian sebagai pengusaha batik, sampai akhirnya bakat dalam bidang batik juga di kuasai Santosa Doellah. Kecintaannya terhadap batik membawa Santosa Doellah kepada beberapa kegiatan yang beliau adakan demi melestarikan batik agar tetap ada. Santosa Doellah banyak mengembangkan motif-motif klasik, dan berhasil mempopulerkan batik wonogiren yaitu batik yang menggunakan teknik remukan. Periode yang diambil adalah antara tahun 1967- 2012. Pada periode inilah Santosa Doellah mengembangkan bisnisnya seputar batik. Dari didirikannya PT. Batik Danar Hadi, PT. Kusumahadi Santosa, PT. Kusumaputra Santosa, hingga Museum batik Danar Hadi. Banyaknya peran Santosa Doellah terhadap batik membuat beliau di anugerahi beberapa penghargaan. Beberapa berasal dari MURI, UNS, dan yang terakhir dari ISI yaitu diberikannya gelar Empu Batik. Selain batik, Santosa Doellah juga aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat sehingga sosoknya begitu di hormati. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini ialah kecintaan Santosa Doellah terhadap batik telah banyak membawanya kepada kesuksesan. Sehingga beliau merasa harus melestarikan batik agar tetap ada. Santosa Doellah juga turut mempromosikan kota Solo sebagai kota penghasil batik. Sampai saat ini beliau masih aktif dalam kegiatan-kegiatan budaya di Surakarta.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Ilmu Sejarah
    Depositing User: Satria Nur Fauzi
    Date Deposited: 06 May 2014 20:09
    Last Modified: 06 May 2014 20:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15180

    Actions (login required)

    View Item