PENGARUH PENGGUNAAN TERAK SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN DAN BERAT JENIS BETON NORMAL DENGAN METODE CAMPURAN 1:2:3

RATMASARI, PUJI (2013) PENGARUH PENGGUNAAN TERAK SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN DAN BERAT JENIS BETON NORMAL DENGAN METODE CAMPURAN 1:2:3. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (405Kb) | Preview

    Abstract

    Puji Ratmasari. PENGARUH PENGGUNAAN TERAK SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN DAN BERAT JENIS BETON NORMAL DENGAN METODE CAMPURAN 1:2:3. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan terak sebagai pengganti agregat kasar terhadap berat jenis dan kuat tekan beton, mengetahui kuat tekan optimal, untuk mengetahui berat jenis pada beton normal, untuk mengetahui hubungan berat jenis dan kuat tekan beton dengan metode campuran 1:2:3 (1 semen : 2 pasir : 3 kerikil). Persentase penggantian agregat kasar dengan terak yang digunakan yaitu 0%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Karakteristik beton yang diuji dalam penelitian ini adalah kuat tekan dan berat jenis beton pada umur 28 hari. Agregat yang digunakan gradasi agregat halus daerah II dan agregat kasar ukuran maksimum 20 mm. Benda uji yang digunakan berupa silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa penggunaan terak sebagai pengganti agregat kasar berpengaruh sedang terhadap kuat tekan beton dapat dilihat dari hasil analisis regresi diperoleh nilai Rsquare sebesar 0,196 yang menunjukan besarnya pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat. Persentase penggantian terak optimal pada variasi 60% dengan kuat tekan maksimal 22,4657 MPa. Penggunaan terak sebagai pengganti agregat kasar berpengaruh kuat terhadap berat jenis beton dilihat dari hasil analisis regresi diperoleh nilai Rsquare sebesar 0,719. Semakin besar penambahan terak yang digunakan semakin tinggi berat jenis yang dihasilkan. Berat jenis beton normal (2200-2500 kg/m 3 ) dicapai pada variasi maksimal 80% sedangkan pada variasi 100% tidak termasuk dalam berat jenis beton normal (>2500 kg/m 3 ). Perubahan berat jenis beton dengan penggantian agregat kasar menggunakan terak berpengaruh sangat kuat terhadap kuat tekan. Dimana semakin tinggi berat jenis yang dihasilkan semakin tinggi kuat tekan beton tersebut. Simpulan penelitian ini adalah variasi penambahan terak sebagai pengganti agregat kasar berpengaruh sedang terhadap kuat tekan beton dan berpengaruh kuat terhadap berat jenis beton. Kata Kunci: Beton, terak, kuat tekan, berat jenis

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Bangunan
    Depositing User: Faisal Dharma Adhinata
    Date Deposited: 06 May 2014 16:41
    Last Modified: 06 May 2014 16:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15093

    Actions (login required)

    View Item