HUBUNGAN USIA LANJUT DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA PASIEN PASCA STROKE DI RSUD DR MOEWARDI

STELLA, PARAMITA (2013) HUBUNGAN USIA LANJUT DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA PASIEN PASCA STROKE DI RSUD DR MOEWARDI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (254Kb) | Preview

    Abstract

    Paramita Stella, G0010149, 2013. Hubungan Usia Lanjut dengan Kejadian Depresi pada Pasien Pasca Stroke di RSUD Dr Moewardi. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Stroke merupakan penyakit vaskuler otak penyebab kematian ketiga terbesar di dunia setelah penyakit jantung koroner dan kanker. Stroke menyebabkan ketidakmampuan secara fisik, kognitif, persepsi, emosi, dan kehidupan sosial pada orang dewasa. Depresi merupakan bentuk komorbiditas dan gangguan neuropsikiatrik yang paling sering ditemukan pada pasien pasca stroke. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan usia lanjut dengan kejadian depresi pada pasien pasca stroke di RSUD Dr. Moewardi. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 30 subjek penelitian dipilih dengan metode purposive sampling dari pasien pasca stroke rawat jalan di Poli Saraf RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara langsung dan pengisian kuesioner Beck Depression Inventory II (BDI-II) dan Instrumen Keintiman Keluarga (IKK) oleh pasien. Data dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear ganda, dengan SPSS 17.00 for Windows. Hasil Penelitian: Ditemukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara umur dengan tingkat kejadian depresi pada pasien pasca stroke b = 0.36; p = 0.006 (p < 0.05), untuk faktor perancu juga diketahui bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara keintiman keluarga dengan depresi pada pasien pasca stroke b = -0.83; p = 0.103 (p < 0.05). Nilai Adjusted R 2 = 45% menunjukkan sebesar 45% kesesuaian model dalam populasi. Simpulan Penelitian: Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang secara statistik signifikan antara usia lanjut dengan kejadian depresi pasca stroke. Setiap peningkatan usia sebanyak 1 tahun akan meningkatkan skor BDI sebesar 0.36 (b = 5.42; CI 95% -21.65 hingga 32.50; p = 0.684). Estimasi tersebut telah mengontrol pengaruh dari keintiman keluarga sebagai faktor perancu dengan menggunakan analisis regresi linear ganda. Kata Kunci: usia lanjut, depresi, stroke

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Faisal Dharma Adhinata
    Date Deposited: 06 May 2014 16:37
    Last Modified: 06 May 2014 16:37
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15092

    Actions (login required)

    View Item