PENGARUH HARGA MINYAK DUNIA DAN NILAI TUKAR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI : ANALISIS PERBANDINGAN ASEAN 4 DAN CHINA

AMINUDDIN, BACHTIAR (2013) PENGARUH HARGA MINYAK DUNIA DAN NILAI TUKAR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI : ANALISIS PERBANDINGAN ASEAN 4 DAN CHINA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (568Kb) | Preview

    Abstract

    Kenaikan harga minyak dunia dan fluktuasi nilai tukar memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian diberbagai negara. Perbedaan terhadap dampak guncangan harga minyak dunia terutama terjadi pada Negara-negara pengekspor minyak dan pengimpor minyak. Bagi Negara-negara pengekspor minyak kenaikan harga minyak dunia menjadi suatu kabar yang menggembirakan, akan tetapi bagi Negara-negara pengimpor minyak hal ini menjadi sebuah berita buruk. Kebutuhan cadangan minyak akan berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi riil di berbagai negara. Minyak mentah merupakan input bahan baku dalam proses produksi. Kenaikan harga minyak berdampak terhadap kenaikan biaya produksi, sehingga menghambat produktivitas dan output yang akhirnya berorientasi pada penurunan PDB. Dilihat dari pengaruh nilai tukar dalam perdagangan minyak dan perekonomian negara menunjukkan bahwa sebagian besar depresiasi nilai tukar akan cenderung meningkatkan ekspor dan mengurangi impor, begitu sebaliknya. Kondisi tersebut terjadi di berbagai Negara meskipun dengan karakteristik perubahan kinerja ekonomi makro yang berbeda-beda. Dampak dari guncangan harga minyak terhadap PDB dikenal sebagai supply-side. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh guncangan harga minyak dunia dan fluktuasi nilai tukar terhadap pertumbuhan ekonomi di Negara ASEAN 4 (Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand) dan China. Dalam penelitian ini menggunakan model Vector Autoregression sebagai alat analisisnya. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa respon pertumbuhan ekonomi terhadap harga minyak dunia di Indonesia secara umum memiliki arah hubungan positif. Hal ini disebabkan pada masa periode penelitian Indonesia cenderung sebagai pengekspor minyak. Selanjutnya, respon pertumbuhan ekonomi terhadap harga minyak dunia di Singapura, Malaysia, Thailand dan China cenderung memiliki arah hubungan negatif diakhir periode penelitian. Untuk respon pertumbuhan ekonomi di Indonesia terhadap nilai tukar cenderung memiliki arah hubungan positif diakhir periode penelitian. Sedangkan respon pertumbuhan ekonomi di Singapura, Malaysia, Thailand dan China terhadap nilai tukar cenderung memiliki arah hubungan negatif diakhir periode penelitian. Namun, secara umum masing-masing negara mengalami fluktuasi selama periode penelitian. Selain itu, dilihat dari kontribusi variabel harga minyak dunia dan nilai tukar dalam menjelaskan variabel pertumbuhan ekonomi di ASEAN 4 dan China menunjukkan bahwa secara umum bahwa variabel harga minyak dunia juga cenderung memilki peran besar dalam menjelaskan variabel pertumbuhan ekonomi di Indonesia, Singapura, Malaysia dan Thailand. Sedangkan untuk China, harga minyak dunia tidak memiliki kontribusi yang besar dalam menjelaskan variabel pertumbuhan ekonomi. Untuk kontribusi nilai tukar dalam menjelaskan variabel pertumbuhan ekonomi rata-rata memiliki peran yang lebih rendah di ASEAN 4 dan China. Kata Kunci : Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar, Pertumbuhan Ekonomi, Vector Autoregression. Oil prices shock and exchange rate fluctuations have a major influence on the economy of various countries. The difference of the impact of world oil price shock especially true on oil exporter countries and oil importer countries . For oil exporting countries the rise of world oil price be an exciting news. However for the oil importing countries it is becoming a bad news. The need the oil reserves will influence to the real economic activity in the various countries. Crude oil is the raw material input in the production process. The Rise in oil prices have an impact on production costs, thus inhibiting the productivity and output. Finally, it oriented to the decline in GDP. Viewed from effect of exchange rates in the oil trading and economy of the country indicate that most of the depreciation of the exchange rate will tend to increase exports and reduce imports, and viceversa. These conditions occur in many countries even though the characteristic of changes macroeconomic performance is varying. The impact of oil price shocks on GDP is known as supply-side. This study aims to look the effect of oil price shocks and exchange rate fluctuations to the economic growth in ASEAN 4 (Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand) and China. this study using Vector Autoregression models as a tool of analysis. The research results indicate that the response to the economic growth of world oil prices in Indonesia in general has a positive relationship direction. This is occurred due to Indonesia at the time of the study period tended as oil exporter. Furthermore, the response to the economic growth in world oil prices in Singapore, Malaysia, Thailand and China tend to have a negative relationship direction in the end of period of the study. For response of economic growth to the exchange rate in Indonesia tend to have a positive relationship direction in the end of period of the study. While the response of economic growth in Singapore, Malaysia, Thailand and China to the exchange rate tend to have a negative relationship direction in the end of period of the study. However, in general, each country is fluctuating during the period of study. Moreover viewing from the variable contribution in the world oil prices and exchange rate variables in explaining the economic growth in ASEAN 4 and China showed that in general the world oil price variable is also tend to have the major role in explaining the variables of economic growth in Indonesia, Singapore, Malaysia and Thailand . While for China, the world oil prices do not have a major contribution in explaining variables of economic growth. For contributions to the variable of exchange rate in explaining the average of economic growth indicated that it has a lower role in the ASEAN 4 and China. Keywords : Oil Prices Shock, Exchange Rate, Economic Growth, Vector Autoregression.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: Faisal Dharma Adhinata
    Date Deposited: 06 May 2014 13:38
    Last Modified: 06 May 2014 13:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15059

    Actions (login required)

    View Item