ANALISIS TEKNIK PENERJEMAHAN ISTILAH TABU DALAM FILM BERJUDUL ”THE HURT LOCKER” DAN PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS TERJEMAHAN

Kusumayani, Arum (2013) ANALISIS TEKNIK PENERJEMAHAN ISTILAH TABU DALAM FILM BERJUDUL ”THE HURT LOCKER” DAN PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS TERJEMAHAN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (630Kb) | Preview

    Abstract

    ARUM KUSUMAYANI. NIM. S131008003. 2012. Analisis Teknik Penerjemahan Istilah Tabu Dalam Film Berjudul The Hurt Locker dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Terjemahan. Pembimbing I: Prof. Drs. M.R. Nababan, M.Ed., M.A., Ph.D.. Pembimbing II: Prof. Dr. Djatmika, M.A. Program Studi Linguistik Penerjemahan, Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menentukan teknik penerjemahan apa sajakah yang digunakan dalam menerjemahkan istilah-istilah tabu dalam film berjudul The Hurt Locker, (2) menganalisis tingkat keakuratan terjemahan istilahistilah tabu dalam film The Hurt Locker, (3) menganalisis tingkat keberterimaan terjemahan istilah-istilah tabu dalam film The Hurt Locker, dan (4) mengetahui alasan mengapa teknik-teknik yang digunakan dalam menerjemahkan istilahistilah tabu dalam film The Hurt Locker dapat mempengaruhi tingkat keakuratan dan keberterimaan hasil terjemahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam bidang penerjemahan yang bersifat terpancang. Sumber data dalam penelitian ini adalah (1) dokumen berupa film action berjudul The Hurt Locker beserta naskah asli dan terjemahannya, dan (2) 3 orang rater yang bertugas untuk menilai kualitas hasil terjemahan istilah-istilah tabu dalam film tersebut. Data dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis yaitu data primer dan data sekunder. Data primer terdiri dari (1) istilah-istilah tabu dalam naskah film The Hurt Locker beserta terjemahannya, dan (2) hasil dari kuesioner sekaligus wawancara mendalam terhadap rater mengenai tingkat keakuratan dan keberterimaan terjemahan istilah-istilah tabu dalam film The Hurt Locker. Data sekunder dalam penelitian ini berupa informasi yang diperoleh dari penutur asli terkait dengan keabsahan data. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen, kuesioner, dan wawancara mendalam. Pemilihan sampel data dilakukan dengan teknik purposif sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat 7 jenis teknik penerjemahan dari total 160 data yaitu teknik penerjemahan dengan tingkat ketabuan yang sama dengan bahasa sumber (36.25%), teknik penerjemahan dengan tingkat ketabuan yang lebih rendah dari bahasa sumber (3.125%), teknik penerjemahan dengan reduksi (2.5%), teknik penerjemahan dengan istilah umum (21.875%), teknik penerjemahan dengan kata seru (5.625%), teknik penerjemahan dengan peminjaman (0.625%), dan teknik penerjemahan dengan penghapusan (30%), (2) penilaian terhadap tingkat keakuratan terjemahan istilah-istilah tabu dalam film The Hurt Locker menunjukkan hasil yang cukup akurat yaitu 78,125% , (3) penilaian terhadap tingkat keberterimaan terjemahan istilah-istilah tabu dalam film The Hurt Locker menunjukkan hasil berterima yaitu 91,25%, (4) sebagian besar dari teknik-teknik yang digunakan dalam menerjemahkan istilahistilah tabu dalam film The Hurt Locker memberikan pengaruh positif bagi terjemahan baik dari segi keakuratan maupun keberterimaan karena sebagi an besar dari teknik penerjemahan yang digunakan mampu menyampaikan pesan yang sama, emosi kuat atau gaya bahasa penutur yang terkandung dalam bahasa dan budaya sumber ke dalam bahasa dan budaya sasaran sekaligus berterima secara linguistik dan budaya. Kata kunci: teknik, istilah tabu, keakuratan, dan keberterimaan.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Linguistik - S2
    Depositing User: Faisal Dharma Adhinata
    Date Deposited: 06 May 2014 13:10
    Last Modified: 06 May 2014 13:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15055

    Actions (login required)

    View Item