PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN NILAI MORAL BERBASIS KISAH PADA SISWA MADRASAH ALIYAH DI KABUPATEN BANYUMAS

Subur, (2013) PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN NILAI MORAL BERBASIS KISAH PADA SISWA MADRASAH ALIYAH DI KABUPATEN BANYUMAS. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (222Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian bertujuan mengembangkan model pembelajaran nilai moral berbasis kisah bagi siswa madrasah aliyah.Model berbasis kisah ini diharapkan dapat membantu para guru dan murid dalam mengatasi problem pembelajaran nilai moral yang dihadapi, baik pada tingkat konsep, aktivitas maupun evaluasi pembelajaran.Model berbasis kisah dapat menciptakan pembelajaran yang produktif dan efektif serta menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan inspiratif. Penelitian menggunakan prosedur research and development (R&D), yang mencakup; 1) tahap studi eksplorasi; dilakukan melalui pengamatan, wawancara dan dokumentasi,bertujuan mendapatkan gambaran masalah dan kebutuhan serta prototype model pembelajaran nilai moral yang tepat, 2) tahap pengembangan model, uji validasi oleh ekspert judgement dan praktisi serta revisi model untuk mendapatkan model yang falid dan sesuai tujuan, materi dan kondisi siswa.Uji coba terbatas dan diperluas, bertujuan untuk mengetahui kelayakan model dan 3) tahap uji keefektifan model bertujuan mengetahui tingkat efektifitas pembelajaran nilai moral. Penelitian dilakukan di MAN dan MA Kabupaten Banyumas, pada semester gasal dan genap 2012-2013, dengan menggunakan instrument pengumpulan data; wawancara, tes, angket dan pengamatan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kuantitatif (uji t/beda) dengan analisis One Group Pre-test post-test Designdan diskripsi prosentase serta reflektif. Hasil temuan menunjukkan adanya kebutuhan guru dan siswa MAN/MA terhadap pembelajaran nilai moral/akhlak yang berkualitas dan efektif serta menyenangkan, kompetensi dasar pembelajaran nilai moral yang tepat untuk ranah afeksi, kemampuan awal pembelajar yang mendukung, tujuan pembelajaran khusus/indikator yang sesuai kompetensi dasar nilai moral, acuhan patokan penilaian yang sesuai untuk pembelajaran nilai moral, strategi pembelajaran nilai moral yang berbasiskan kisah (pendekatan penalaran, pelakonan dan sentuhan hati. Strategi modelling dan role playing.Prinsip R2VI2), bahan ajar dan media berupa kisah yang sesuai nilai moral, format evaluasi pembelajaran nilai moral yang tepat dan revisi produk.Temuan juga menunjukkan model pembelajaran berbasis kisah sangat valid dan layak untuk menjadi model pembelajaran nilai moral bagi siswa madrasah aliyah.Hasil uji coba terbatas dan diperluas menunjukkan pula antusiasme, respon dan apresiasi siswa terhadap model pembelajaran berbasis kisah sangat tinggi. Demikian pula uji keefektifan menunjukkan model berbasis kisah mampu menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas dan peningkatan nilai moral siswa dengan taraf signifikansi 8,92 pada taraf signifikansi 1% pada uji ke-1 dan 3.333 pada taraf signifikansi 1% pada uji ke-2. Hasil dari respon dan pengamatan siswa juga menunjukkan, model berbasis kisah sangat disukai oleh para guru dan siswa. Para guru semenjak uji coba selalu menggunakan model kisah dalam pembelajaran nilai moral/akhlak.Temuan amat meyakinkan bahwa model berbasis kisah sangat bagus digunakan dalam pembelajaran nilai moral.Karena itu model brbasis kisah sangat tepat digunakan dalam pembelajaran nilai moral bagi siswa madrasah aliyah. Kata Kunci: Pengembangan, Model Pembelajaran, Nilai Moral, Berbasis Kisah

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Doktor > Ilmu Pendidikan - S3
    Depositing User: Lynda Rahmawati
    Date Deposited: 06 May 2014 03:29
    Last Modified: 06 May 2014 03:56
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15047

    Actions (login required)

    View Item