STUDI FENOMENOLOGI MENGENAI PENYESUAIAN DIRI PADA WANITA BERCADAR

SARI, FARICHA HASINTA (2013) STUDI FENOMENOLOGI MENGENAI PENYESUAIAN DIRI PADA WANITA BERCADAR. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (461Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penyesuaian diri pada wanita bercadar yang berusia dewasa muda di wilayah Surakarta. Penyesuaian diri merupakan suatu proses bagaimana seorang individu dapat memperoleh suatu keseimbangan dalam menghadapi kebutuhan, tuntutan, frustasi, dan konflik dari dalam diri maupun lingkungan, sehingga tercapai suatu harmoni pada diri sendiri dan lingkungannya. Pada penelitian ini, wanita bercadar merupakan komunitas yang rentan terhadap kondisi penyesuaian karena dihadapkan pada berbagai situasi akibat bercadar, seperti dalam interaksi sosial wanita bercadar kehilangan petunjuk wajah sebagai identitas dan faktor penting dalam komunikasi non verbal, serta tugas perkembangan usia dewasa muda yang penuh dengan pola-pola kehidupan dan harapan sosial yang baru. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan rancangan studi fenomenologi yang diharapkan mampu menggali data dari subjek secara lebih mendalam sehingga mampu menjelaskan situasi yang dialami oleh subjek dalam kehidupan sehari-hari dan tetap selaras dengan konteks dimana gejala itu muncul di dunia. Subjek penelitian ini adalah wanita bercadar berjumlah 3 orang dengan kriteria yaitu berusia dewasa muda dan tidak tinggal di pondok pesantren. Penentuan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik bola salju (snowball sampling). sedangkan metode pengambilan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah riwayat hidup, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa setiap subjek memiliki alasan bercadar yang berbeda-beda dan respon masing-masing dalam menyesuaikan diri. Subjek 1 bercadar karena perintah suami, subjek 2 bercadar karena menganggap cadar adalah wajib, dan subjek 3 bercadar karena merasa malu dan risih dilihat wajahnya oleh orang lain. Subjek 1 mengatasi ketidaksiapannya dengan lingkungan baru dengan membentuk sikap menghindar dan mengisi dengan fokus terhadap mimpinya mengembangkan kreativitas anak. Subjek 2 terus berupaya meyakinkan kedua orang tuanya dengan mentaati segala keinginan orang tuanyanamun tetap berpegang teguh pada keyakinannya. Ia juga berusaha untuk memiliki usaha mandiri sehingga terbebas dari tuntutan sosial. Sedangkan subjek 3 melakukan interaksi yang wajar dengan teman-temannya baik laki-laki maupun perempuan, mengenakan pakaian yang berwarna-warni, membaur dan aktif dengan lingkungan tempat tinggalnya, serta melakukan self talk sebagai salah satu sarana untuk bangkit dari keterpurukan. Kata Kunci : Penyesuaian Diri, Wanita Bercadar, Usia Dewasa Muda The purpose of this research is to find out the self-adjustment process of the young-adult veiled women in the Surakarta region. The self-adjustment process is a process of how an individual gets a balance to face the need, the demand, the frustration, and the conflict from the self and the environment, so it is reached a harmony of them. It was signaled, that the veiled women are a community which is vulnerable to the adjustment process, where the social interaction, they lose their facial signal as an important identity and a main factor in the non-verbal communication and indirectly, it is often related to the religion radicalism. This research was conducted qualitatively with a phenomenological study design that is expected to explore the data from the subject deeply so that they can explain the situation of their experiences in their daily life and it stays harmonious with the context where the symptom appear in this world. The subjects of this research are 3 veiled women by the criteria: young-adult ages and they stay at the Islamic boarding school. The method of choosing the subjects in this research uses snowball sampling method. Meanwhile, the method of taking the data uses the curriculum vitae, an interview, and an observation. The result of this research showed that every subject has their own reason and reaction to the adjustment process. Subject 1 veiled because of order, subject 2 veiled as consider the veil is obligatory, and subject 3 veiled because she feel embarrassed and uncomfortable face seen by others. Subject 1 overcame her unpreparedness about the environment by forming a self-avoidance and she filled it with focused on her dream to make children creativity development program. Subject 2 kept trying to persuade her parents that her choice to wear a veil was a step to be a loyal daughter. She also tried to build her independent business, so she was free from the social demands. Meanwhile, Subject 3 did an ordinary interaction with her friends both a female or male. Shewore a colorful clothes, she was being mixed and active with the environment where she lived. She did a self-talk as one of the way to rise from the adversity. Keywords : Self Adjustment, Veiled Women, Young-adult Ages.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: Satria Nur Fauzi
    Date Deposited: 05 May 2014 23:53
    Last Modified: 05 May 2014 23:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15019

    Actions (login required)

    View Item