HUBUNGAN ANTARA INTERNAL LOCUS OF CONTROL DENGAN PROKRASTINASI KERJA YANG DIMODERASI OLEH JENIS KELAMIN PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KANTOR DINAS PEKERJAAN UMUM, ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL KABUPATEN MAGELANG

Utami, Retno Dewi (2013) HUBUNGAN ANTARA INTERNAL LOCUS OF CONTROL DENGAN PROKRASTINASI KERJA YANG DIMODERASI OLEH JENIS KELAMIN PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KANTOR DINAS PEKERJAAN UMUM, ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL KABUPATEN MAGELANG. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (2568Kb) | Preview

    Abstract

    Prokrastinasi kerja merupakan fenomena yang banyak dijumpai di lingkungan kerja, termasuk di lingkungan kerja instansi pemerintah. Prokrastinasi kerja dapat dipengaruhi oleh faktor personal. Internal locus of control merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi prokrastinasi kerja, sedangkan jenis kelamin merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hubungan antara internal locus of control dan prokrastinasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara internal locus of control dengan prokrastinasi kerja dan mengetahui pengaruh jenis kelamin sebagai variabel moderator terhadap hubungan antara internal locus of control dengan prokrastinasi kerja pada pegawai negeri sipil di Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Magelang. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai negeri sipil yang bekerja di Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Magelang. Alat ukur yang digunakan adalah skala internal locus of control dan skala prokrastinasi kerja. Analisis data menggunakan analisis korelasi product moment Pearson dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil analisis korelasi product moment Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar –0,678 dan signifikansi 0,000 (p<0,05). Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara internal locus of control dengan prokrastinasi kerja. Ini artinya semakin tinggi internal locus of control maka semakin rendah prokrastinasi kerja, begitupula sebaliknya. Peran internal locus of control terhadap prokrastinasi kerja sebesar 46%. Hasil Moderated Regression Analysis (MRA) meunjukkan nilai signifikansi variabel interaksi sebesar 0,215 (p>0,05). Ini artinya jenis kelamin tidak terbukti secara signifikan sebagai variabel moderator dalam hubungan antara internal locus of control dengan prokrastinasi kerja. Internal locus of control, jenis kelamin dan variabel interaksi secara bersama-sama memberikan sumbangan pengaruh terhadap prokrastinasi kerja sebesar 47,6%. Kata kunci: prokrastnasi kerja, internal locus of control, jenis kelamin Work procrastination is a phenomenon that many be found in work environment, including in work environment of government agencies. Work procrastination can be influenced by personal factors. Internal locus of control is one factor affecting work procrastination, while gender is one factor which certainly affect the correlation between internal locus of control and work procrastination. The purpose of this research to find out the correlation between internal locus of control and work procrastination and to find out the effect of gender as moderator variable on the relation between internal locus of control and work procrastination in civil servants at office of public works, energy and mineral resources department district Magelang. Population in this research is civil servants who are working in an office of public works, energy and mineral resources district Magelang. A measuring instrument used is the scale of internal locus of control and the scale of work procrastination. The data is analyzed by using the analysis of correlation product moment Pearson and Moderated Regression Analysis (MRA). The result analysis of the correlation product moment pearson shows the value of correlation coefficient (R) as much as -0,678 and significance 0,000 (p < 0,05). From the results of the analysis, it can be concluded that there is a significant negative relationship between internal locus of control and work procrastination. This means that the higher internal locus of control is, the more low work procrastination, so also the contrary. The role of internal locus of control against work procrastination of 46%. The result of Moderated Regression Analysis (MRA) shows the value of significance interaction variable as much as 0,215 (p > 0,05). This means that gender was not proved to be significantly as a moderator variable the corrrelation between internal locus of control and work procrastination. Internal locus of control, gender and interaction variable jointly contributing to influence against work procrastination as much as 47,6%. Keywords: work procrastination, internal locus of control, gender

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: Satria Nur Fauzi
    Date Deposited: 05 May 2014 23:40
    Last Modified: 05 May 2014 23:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/15012

    Actions (login required)

    View Item