PENGARUH EKSTRAK DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata [Burm.F.] Ness) TERHADAP KERUSAKAN HISTOLOGI SEL GINJAL MENCIT YANG DIINDUKSI PARASETAMOL

MENDROFA, IFANEMAGASARO (2013) PENGARUH EKSTRAK DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata [Burm.F.] Ness) TERHADAP KERUSAKAN HISTOLOGI SEL GINJAL MENCIT YANG DIINDUKSI PARASETAMOL. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (344Kb) | Preview

    Abstract

    Latar Belakang: Daun sambiloto mengandung andrographolid dan flavonoid yang diduga dapat melindungi sel ginjal dari radikal bebas. Penelitian kali ini bertujuan untuk menguji efek proteksi ekstrak daun sambiloto terhadap sel ginjal mencit yang diinduksi oleh parasetamol dan untuk mengetahui peningkatan dosis ekstrak daun sambiloto dapat meningkatkan efek proteksi terhadap kerusakan sel ginjal mencit. Subyek dan Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT).. Untuk mengetahui efek nefroprotektor pada ekstrak daun sambiloto, sampel sebanyak 30 ekor mencit galur Swiss Webster dibagi menjadi lima kelompok: KK (diberikan aquades), KPI (diberikan aquades + parasetamol), KPII (diberikan ekstrak daun sambiloto dosis 1 + parasetamol), KPIII (diberikan ekstrak daun sambiloto dosis 2 + parasetamol) dan KPIV (diberikan ekstrak daun sambiloto dosis 3 + parasetamol). Perlakuan dilakukan selama 14 hari, dan parasetamol diberikan pada hari ke 12 13 14. Pada hari ke 15 mencit dikorbankan dengan teknik neck dislocation. Setiap mencit diambil ginjal bagian kanan dan kiri. Preparat ginjal dibuat dengan pengecatan Hematoxillin Eosin. Gambaran histologis ginjal dinilai berdasarkan jumlah kerusakan histologis berupa penjumlahan inti piknosis, karioreksis, dan kariolisis. Data dianalisis dengan menggunakan uji One-Way ANOVA dilanjutkan uji Post Hoc Dunnet 3. Hasil Penelitian: Mean kerusakan ginjal KK = 7 ± 1.504, KPI = 35.75 ± 2.337, KPII = 27.21 ± 2.587, KPIII = 21.62 ± 2.337 and KPIV = 16.04 ± 2.678. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelima kelompok. Hasil uji Dunnet 3 menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok KK-KP1, KK-KP2, KK-KP3, KKKP4, KP1-KP2, KP1-KP3, KP1-KP4, KP2-KP3, KP2-KP4, dan KP3-KP4 group Simpulan Penelitian: Ekstrak daun sambiloto dapat mencegah kerusakan sel ginjal mencit yang diinduksi parasetamol. Peningkatan dosis ekstrak daun sambiloto dapat meningkatkan efek proteksi terhadap kerusakan sel ginjal mencit namun belum bisa memberikan efek yang sama seperti kelompok KK Kata kunci: Ekstrak Daun Sambiloto, parasetamol, kerusakan histologi sel ginjal.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Lynda Rahmawati
    Date Deposited: 05 May 2014 23:01
    Last Modified: 05 May 2014 23:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14991

    Actions (login required)

    View Item