ANALISIS PREDIKSI RASIO KEUANGAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA INDUSTRI TEXTILE DAN GARMENT YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2008–2011

Pertiwi, Dhita Putri (2013) ANALISIS PREDIKSI RASIO KEUANGAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA INDUSTRI TEXTILE DAN GARMENT YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2008–2011. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1127Kb) | Preview

    Abstract

    This research is aimed to indentify empirical evidence in the prediction of financial distress within textile and garment company in Indonesia. Financial distress defined as a situation in which companies are experiancing financial difficulties. This research uses four financial ratios as a variabel that might impact on the condition of financial distress at the company. Four variabel are liquidity ratio (current asset to current liabilities ratio : CA/CL), profitability ratio (net income to sales ratio : NI/Sales), financial leverage ratio (current liabilities to total asset ratio : CL/TA), and net profit growth ratio ( net income growth to total asset growth : NI/TA). The population this research is the textile and garment company listed in Indonesia Stock Exchange in 2008-2011. The samples taken are as many as 20 companies, 12 which are sampels of vendor in financial distress, and 8 others is a sampel of non financial distress companies. The technique in this used for sampling is porposive sampling. The data analysis technique in this research used logistic regresion. The result of the data analysis showed that the ratio of Current Asset to Current Liabilities and Curren Liabilities to Total Asset have a significant effect to predict corporate financial distress condition. Power model to predict of 94.2 percent. Keyword : financial distress, financial ratio, logistic regression. Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengidentifikasi bukti empiris dalam memprediksi financial distress pada perusahaan textile dan garment yang ada di Indonesia. Financial distress didefinisikan sebagai suatu keadaan perusahaan yang sedang mengalami kesulitan dalam keuangannya. Penelitian ini menggunakan empat rasio keuangan sebagai variabel yang diduga dapat mempengaruhi kondisi financial distress pada perusahaan. Empat variabel tersebut yaitu, rasio likuiditas (rasio aset lancar terhadap hutang lancar : CA/CL), rasio profitabilitas (rasio laba bersih terhadap penjualan : NI/Sales), rasio financial leverage (rasio hutang lancar terhadap total aset : CL/TA), dan rasio pertumbuhan laba (rasio pertumbuhan laba bersih terhadap pertumbuhan total aset : NI/TA). Populasi penelitian ini adalah perusahaan textile dan garment yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2011. Sampel yang diambil adalah sebanyak 20 perusahaan, 12 diantaranya merupakan sampel perusahaan dalam kondisi financial distress dan 8 lainnya merupakan sampel perusahaan yang tidak mengalami kondisi financial distress. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah dengan purposive sampling. Teknik analisis dala dalam penelitian ini menggunakan regresi logistik. Hasil analisis data atau hasil regresi menunjukkan bahwa rasio aset lancar terhadap hutang lancar dan rasio hutang lancar terhadap total aset memiliki pengaruh signifikan untuk memprediksi kondisi financial distress perusahaan. Kekuatan model untuk memprediksi sebesar 94,2 persen. Kata kunci : financial distress, rasio keuangan, regresi logistik

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
    Depositing User: Lynda Rahmawati
    Date Deposited: 05 May 2014 22:03
    Last Modified: 05 May 2014 22:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14968

    Actions (login required)

    View Item