PENGARUH EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) PADA SEL GINJAL MENCIT YANG DIINDUKSI DENGAN PARASETAMOL

FARAS, ASADUDDIEN (2013) PENGARUH EFEK NEFROPROTEKTOR EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) PADA SEL GINJAL MENCIT YANG DIINDUKSI DENGAN PARASETAMOL. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (272Kb) | Preview

    Abstract

    Latar Belakang:Daun Salam (Syzygium polyanthum) mengandung antioksidan yaitu: flavonoid, selenium, vitamin A, vitamin C, vitamin E,triterpen, tanin, saponin, niasin, dan minyak atsiri sebagai senyawa antioksidan. Antioksidan tersebut kemungkinan mempunyai efek nefroprotektor. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek pemberian ekstrak Daun Salam terhadap kerusakan histologi sel ginjal mencit yang diinduksi parasetamol dan juga mengetahui adakah perbedaan efek nefroprotektor dari dosis yang berbeda pula. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT). Sampel berupa mencit jantan galur Swiss webster berumur 2-3 bulan dengan berat badan ±20 g. Sampel 28 mencit dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 7 mencit. Mencit pada Kelompok Kontrol (KK) dan Kelompok Perlakuan 1 (KP1) diberi aquades, sedangkan Kelompok Perlakuan 2 (KP2) dan Kelompok Perlakuan 3 (KP3) diberi ekstrak Daun Salam dengan dosis 7 mg/20 g BB mencit dan 14 mg/20 g BB mencit. Parasetamol dosis 0.1 ml/20 g BB diberikan pada kelompok KP1, KP2, dan KP3 pada hari ke-12, 13, dan 14. Hari ke-15, mencit dikorbankan dengan neck dislocation, kemudian ginjal mencit dibuat preparat dengan metode blok parafin dan pengecatan Hematoksilin Eosin (HE). Gambaran histologis ginjal dinilai berdasarkan jumlah kerusakan histologis berupa penjumlahan inti piknosis, karioreksis, dan kariolisis. Data dianalisis dengan menggunakan uji One-Way ANOVA (a = 0,05) dilanjutkan uji Post Hoc Multiple Comparisons (LSD) (a = 0,05). Hasil Penelitian:Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara keempat kelompok. Hasil uji Post Hoc Test LSD menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara KK-KP1, KK-KP2, KP1-KP2,KK-KP3, KP1-KP3, dan KP2-KP3. Simpulan Penelitian: Ekstrak daun salam dapat mencegah kerusakan sel ginjal mencit yang diinduksi parasetamol walaupun tidak sepeti keadaan normal. Adanya perbedaan dosis dari ekstrak daun salam memberikan efek nefroprptektor yang berbeda pula. Kata kunci: ekstrak daun salam, parasetamol, kerusakan struktur histologis sel ginjal mencit

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Lynda Rahmawati
    Date Deposited: 05 May 2014 21:57
    Last Modified: 05 May 2014 21:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14965

    Actions (login required)

    View Item