PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DITINJAU DARI TIPE COPING STRES PADA SISWA PROGRAM AKSELERASI SMA NEGERI 3 SURAKARTA

Pribadi, Alvian (2010) PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DITINJAU DARI TIPE COPING STRES PADA SISWA PROGRAM AKSELERASI SMA NEGERI 3 SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (340Kb) | Preview

    Abstract

    Program akselerasi merupakan suatu jawaban atas dibutuhkannya pelayanan pendidikan bagi siswa yang memiliki bakat istimewa dan kecerdasan luar biasa. Dalam program akselerasi, siswa mendapat perhatian dan pelajaran lebih khusus agar dapat dipacu perkembangan prestasi dan bakatnya, sehingga dapat menyelesaikan program belajar lebih awal dari waktu yang lebih ditentukan. Dalam pelaksanaannya, program akselerasi selain memiliki dampak positif juga memiliki dampak negatif. Dampak negatif yang dapat timbul dalam pelaksaaan program akselerasi adalah terciptanya kondisi stres. Upaya untuk mengatasi stres tersebut dinamakan coping, dan bertujuan bertujuan mempertahankan well- beingnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan psychological well-being (PWB) ditinjau dari tipe coping stres yang berupa problem focused coping (PFC) dan emotion focused coping (EFC) pada siswa program akselerasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX pada program akselerasi SMA NEGERI 3 SURAKARTA. Teknik pengambilan sampel dengan studi populasi. Alat pengumpulan data menggunakan modifikasi COPE Inventory dan modifikasi skala psychological well-being dari WLS Survey. Analisis hipotesis dengan Uji Mann-Whitney. Dari perhitungan dengan menggunakan Uji Mann-Whitney diperoleh hasil p-value , maka diperoleh kesimpulan bahwa secara statistik tidak ada perbedaan psychological well-being ditinjau dari tipe coping stres. Hasil analisis deskriptif memberikan gambaran bahwa siswa program akselerasi cenderung memakai tipe coping berupa EFC (74%). Siswa program akselerasi yang menggunakan tipe PFC paling banyak berada dalam kategori sedang (69,2%), sama halnya dengan siswa yang menggunakan tipe EFC yaitu paling banyak berada dalam kategori sedang (69,2%). PWB siswa yang menggunakan tipe PFC lebih tinggi dari siswa yang menggunakan tipe EFC dengan selisih mean statistik yang tidak signifikan. Kata kunci: psychological well-being, tipe coping, stres, problem focused coping, emotion focused coping, program akselerasi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: Dyah Pratiwi
    Date Deposited: 05 May 2014 19:18
    Last Modified: 05 May 2014 19:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14931

    Actions (login required)

    View Item