MODEL KEMITRAAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN KOTA SURAKARTA (Studi Kasus Program Bina Kesehatan di Kelurahan Semanggi, Surakarta)

Hapsari, Dinda (2013) MODEL KEMITRAAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN KOTA SURAKARTA (Studi Kasus Program Bina Kesehatan di Kelurahan Semanggi, Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (554Kb) | Preview

    Abstract

    Dinda Hapsari. D0109021. Partnership Model of Surakarta Poverty Countermeasures. (Case Study of Construction Health Program in Semanggi, Surakarta). Faculty of Social and Political Science, Sebelas Maret University Surakarta. 2013. 104 pages As a form of Local Government cares and Bank to solve poverty, it is necessary to build partnership between local Government of Surakarta with banking especially Bank “X” branch “Y”, to solved poverty. Aims of this research is to know partnership management and partnership model happened in partnership process to solved poverty of Surakarta with case study health program in Kelurahan Semanggi, Surakarta. Type of this research is qualitative research. Source of the research is respondent specified with purposive sampling, snowball sampling and accidental sampling. Data collection technique was doing by interview, compile the documents, and observation. Data validation was doing by used model of triangulation. The data obtained then analyze with interactive analysis with reduction data, presentation of data, and conclusion. Based on the result, concluded that partnership management applied Planning, Organizing, Actuating, and Controlling. Models found from this research are Pseudo Partnership, Mutualism Partnership, and Conjugation Partnership. The characteristics of this partnership is combination from two parts such as between Health Department of Surakarta with Bank “X” branch “Y”, there was cooperation which not balanced. Health Department just received the physical results, while Bank “X” branch “Y” should be fulfill and execute own physical completeness. The characteristic of Mutualism Partnership was founded combination of two parts, Health Department of Surakarta and Bank “X” branch “Y” was realize fund CSR to helped and improved people‟s lives. The characteristic of Conjugation Partnership is Bank “X” branch “Y” effort to complete necessary to realize development Puskesmas without helped by Health Department. Keyword: Partnership model, Poverty Countermeasures Dinda Hapsari. D0109021. Model Kemitraan Penanggulangan Kemiskinan Kota Surakarta (Studi Kasus Program Bina Kesehatan di Kelurahan Semanggi, Surakarta). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Sebelas Maret. 2013. 104 halaman Sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah dan bank dalam penanggulangan kemiskinan, maka diperlukan kemitraan antara pemerintah daerah Kota Surakarta dengan perbankan khususnya bank “X” cabang “Y”, dalam penangulangan kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui manajemen kemitraan dan model kemitraan yang terjadi dalam proses kemitraan penanggulangan kemiskinan Kota Surakarta dengan studi kasus program bina kesehatan di Kelurahan Semanggi, Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah informan yang ditentukan secara purposive sampling, snowball sampling dan accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, telaah dokumen dan observasi. Validasi data dilakukan dengan menggunakan model triangulasi sumber. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis interaktif dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa manajemen kemitraan yang diterapkan meliputi Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Pelaksanaan (Actuating), dan Pengendalian (Controlling). Model yang ditemukan dari penelitian ini adalah model kemitraan semu (Pseudo partnership), mutualistik (Mutualism partnership), dan konjugasi (Conjugation Partnership). Karakteristik kemitraan semu dalam kemitraan ini adalah gabungan dua pihak yaitu antara Dinkes Surakarta dengan bank “X” cabang “Y”,terdapat kerjasama yang tidak seimbang. Dinkes hanya menerima fisik jadi, sementara bank “X” cabang “Y” harus memenuhi dan melaksanakan kelengkapan fisik sendiri. Karakteristik kemitraan mutualistik adalah terdapat gabungan dua pihak, Dinkes Kota Surakarta dan bank “X” cabang “Y”, dinkes bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat berupa menjalin kemitraan untuk membangun puskesmas baru Bank “X” cabang “Y” merealisasikan dana CSR untuk membantu memperbaiki kehidupan masyarakat. Karakteristik model konjugasi adalah upaya bank “X” cabang “Y” melengkapi keperluan merealisasikan pembangunan puskesmas tanpa menggantungkan peran aktif Dinkes. Kata Kunci : Model Kemitraan, Penanggulangan Kemiskinan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 03 May 2014 22:58
    Last Modified: 03 May 2014 22:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14863

    Actions (login required)

    View Item