Pelaksanaan uji kompetensi OSCA lulusan D3 Kebidanan di Daerah Istimewa Yogyakarta (Studi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan „Aisyiyah Yogyakarta)

ROHMAH, FATHIYATUR (2012) Pelaksanaan uji kompetensi OSCA lulusan D3 Kebidanan di Daerah Istimewa Yogyakarta (Studi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan „Aisyiyah Yogyakarta). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (420Kb) | Preview

    Abstract

    Fathiyatur Rohmah. Pembimbing I: Samsi Haryanto, Pembimbing II: Jarot Subandono. Tahun 2012. Pelaksanaan uji kompetensi OSCA lulusan D3 Kebidanan di Daerah Istimewa Yogyakarta (Studi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan „Aisyiyah Yogyakarta) TESIS: Program Studi Magister Kedokteran Keluarga, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta . ABSTRAK Latar belakang: Beberapa tujuan MDG‟s terkait langsung dengan kesehatan ibu dan anak. Dalam upaya pengadaan tenaga bidan yang profesional sesuai dengan kewenangan yang tertuang dalam Keputusan Mentri Kesehatan Nomor 900 tahun 2002 tentang Registrasi dan Praktik Bidan, maka sejak tahun 1996 telah dilaksanakan Pendidikan Diploma III Kebidanan di Indonesia. Penguasaan standar minimal kompetensi harus dipenuhi oleh bidan yang akan berkarya dimasyarakat. Kegiatan uji kompetensi bidan di wilayah DIY merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh bidan sebelum memperoleh/mengurus perpanjangan SIB (Surat Ijin Bidan). Tujuan penelitian: untuk mendiskripsikan Pelaksanaan uji kompetensi OSCA lulusan D3 Kebidanan di Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2012 yang dilaksanakan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan „Aisyiyah Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan di Stikes Aisiyah Yogyakarta, menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi terhadap 5 informan kunci, yaitu ketua MTKP Yogyakarta, Ketua PD. IBI.DIY, dosen Stikes „Aisiyah, dan 2 peserta uji kompetensi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan in-depth interviewing, content analysis, dan observation. Data karakteristik responden disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, sedangkan analisa hipotesis dilakukan dengan metode trianggulasi. Kesimpulan; 1) Proses pendaftaran peserta uji kompetensi OSCA lulusan D3 Kebidanan di DIY yang dilaksanakan di STIKes „Aisyiyah Yogyakarta telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh MTKP, perbedaan pada persyaratan administrasi 2) Proses penyusunan soal uji kompetensi OSCA lulusan D3 Kebidanan di DIY yang dilaksanakan di STIKes „Aisyiyah Yogyakarta secara umum telah memenuhi standar yang ditetapkan MTKP dengan melibatkan PB.IBI.DIY dan Institusi Pendidikan Bidan, dengan bentuk soal berupa vignnete, dengan materi ANC, Persalinan, Nifas, BBL, KB, Kespro dan Etika; 3) Proses pelaksanaan uji kompetensi OSCA lulusan D3 Kebidanan di DIY yang dilaksanakan di STIKes „Aisyiyah Yogyakarta secara umum sudah sesuai standar yang ditetapkan oleh MTKP, jadwal pelaksanaan sebanyak 2-3 kali dalam setahun; 4) Hasil yang dicapai uji kompetensi OSCA lulusan D3 Kebidanan di DIY yang dilaksanakan di STIKes „Aisyiyah Yogyakarta mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, dinyatakn lulus 52 (26,1%) dari 149 peserta, sedangkan tahun sebelumnya lulus 72 (29,1%) dari 175 peserta; dan 5) Kendala uji kompetensi OSCA lulusan D3 Kebidanan di DIY yang dilaksanakan di STIKes „Aisyiyah Yogyakarta terdiri dari; Informasi pelaksanaan uji kompetensi yang terkesan mendadak; Banyak peserta yang sakit sehingga tidak bisa hadir atau datang terlambat; Waktu pelaksanaan uji kompetensi mundur; Ada beberapa alat uji praktik yang perlu diperbaiki; Terdapat prosedur pelaksanaan belum standart dan cheklist yang berbeda-beda antara institusi pendidikan; Kesiapan mahasiswa yang kurang; Penguji izin mendadak dan mengganggu konsentrasi peserta. Kata Kunci : Uji Kompetensi, Objective Structured Clinical Assessment (OSCA), MTKP, Profesi Bidan. Fathiyatur Rohmah. Supervisor I: Samsi Haryanto, Supervisor II: Jarot Subandono. In 2012. Implementation of the competency test OSCA D3 Midwifery in Yogyakarta Special Region (Studies in the College of Health Sciences' Aisyiyah Yogyakarta) THESIS: Master of Family Medicine, Graduate School, University of March Surakarta. ABSTRACT Background: Some of the MDG's goals directly related to maternal and child health. In the procurement efforts of professional midwives in accordance with the authority contained in the Ministry of Health Decree No. 900 of 2002 concerning the Registration and Practice Midwives, then since 1996 has implemented the Diploma of Midwifery Education in Indonesia. Mastery of minimum competency standards to be met by a midwife who will work in the community. Competency test activities midwife in DIY is an activity that must be followed by the midwife before obtaining or renewal SIB care (midwife's license). Objective: to describe: 1) competence test participant registration process OSCA D3 Midwifery held in STIKes 'Aisyiyah Yogyakarta; 2) The process of drafting a matter competency test OSCA D3 Midwifery held in STIKes' Aisyiyah Yogyakarta; 3) The process of implementation of the competency test OSCA D3 Midwifery held in STIKes' Aisyiyah Yogyakarta; 4) The results achieved competency test OSCA D3 Midwifery held in STIKes' Aisyiyah Yogyakarta; 5) Obstacles competency test OSCA D3 Midwifery held in STIKes' Aisyiyah Yogyakarta. Methods: The study was conducted in Yogyakarta Aisiyah Stikes, using qualitative research methods with a phenomenological approach to the 5 key informants, the chairman MTKP Yogyakarta, Chairman PD. IBI.DIY, lecturer Stikes' Aisiyah, and 2 participants competency test. The process of data collection is done by in-depth interviewing, content analysis, and observation. Data characteristics of respondents are presented in the form of frequency distributions, while the hypothesis analysis done by triangulation method. Conclusions: 1) competence test participant registration process OSCA D3 Midwifery in DIY conducted in STIKes' Aisyiyah Yogyakarta has been in accordance with the conditions set by MTKP, differences in administrative requirements 2) The process of drafting a matter competency test OSCA D3 Midwifery in DIY implemented in STIKes' Aisyiyah Yogyakarta generally has met the standards set by involving PB.IBI.DIY MTKP and Midwife Education Institutions, with a form of matter vignnete, the ANC material, Childbirth, Postpartum, BBL, family planning, reproductive health and the Ethics; 3) Process implementation of the competency test OSCA D3 Midwifery in DIY conducted in STIKes' Aisyiyah Yogyakarta generally already match the standard set by MTKP, implementation schedule as much as 2-3 times a year; 4) The results achieved competency test OSCA D3 Midwifery in DIY implemented in STIKes' Aisyiyah has declined from the previous year, dinyatakn pass 52 (26.1%) of the 149 participants, while the previous year passed 72 (29.1%) of 175 participants, and 5) Obstacles competency test OSCA D3 Midwifery in DIY conducted in STIKes' Aisyiyah Yogyakarta consists of; Information impressed competency test execution sudden; Many participants were sick and could not attend or arrive late; competency test execution time backwards; There are few practice test tools need to be improved; implementation Procedures not standard and checklist varying between educational institutions; Readiness students less; Examiners licenses sudden and distract participants. Keywords: Competency Test, Objective Structured Clinical Assessment (OSCA), MTKP, Professional Midwives.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Noviana Daruwati Kusuma Adi
    Date Deposited: 03 May 2014 22:04
    Last Modified: 03 May 2014 22:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14838

    Actions (login required)

    View Item