HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PETANI DENGAN MOTIVASI PETANI DALAM BUDIDAYA BAWANG MERAH DI KECAMATAN SANDEN KABUPATEN BANTUL

PRASILIA, DEWI ASADINA (2013) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PETANI DENGAN MOTIVASI PETANI DALAM BUDIDAYA BAWANG MERAH DI KECAMATAN SANDEN KABUPATEN BANTUL. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (123Kb) | Preview

    Abstract

    Indikator menyangkut status dan prospek pengembangan komoditas bawang merah secara implisit tidak saja menunjukkan sisi positif tetapi juga kesenjangan akibat kendala yang harus dihadapi petani yaitu modal yang besar, ancaman gagal panen, dan kenyataan sumber pertumbuhan produksi bawang merah yang didominasi oleh pertumbuhan areal. Karakteristik sosial ekonomi menjadi salah satu faktor ketidakpercayaan petani yang berdampak pada motivasi petani dalam membudidayakan bawang merah. Penelitian terkait hubungan karakteristik sosial ekonomi petani dengan tingkat motivasi petani budidaya bawang merah di Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul diharapkan mampu menjadi acuan bagi petani dan pemerintah dalam menentukan kebijakan dan strategi pengembangan agar budidaya bawang merah lokal mengalami perbaikan dalam aspek daya saing terhadap produk impor, pendapatan, dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik sosial ekonomi petani, mengkaji tingkat motivasi petani, dan mengkaji hubungan antara karakteristik sosial ekonomi dengan tingkat motivasi petani budidaya bawang merah di Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan karakteristik sosial ekonomi petani dengan motivasi petani budidaya bawang merah adalah Uji Koefisien Korelasi Rank Spearman (rs) pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis tentang karakteristik sosial ekonomi menunjukkan bahwa karakteristik umur berada antara 36 - 50 tahun, pendidikan formal berada pada kisaran 10-12 tahun, pendidikan non formal berada pada kriteria tinggi , luas penguasaan lahan berada pada kisaran 0,1 - 0,49 ha, pendapatan berada pada kriteria rendah, pengalaman usahatani berkisar antara 10-20 tahun, kekosmopolitan berada pada kriteria tinggi, dan keaktifan keanggotaan petani berada pada kriteria rendah. Tingkat motivasi petani berada pada kriteria tinggi (median skor 3) yang berarti bahwa dengan membudidayakan bawang merah petani mampu termotivasi untuk mencapai kebutuhan keberadaan (existence), kebutuhan berhubungan (relatedness), dan kebutuhan pertumbuhan (growth). Hasil analisis dengan perhitungan Rank Spearman menunjukkan bahwa karakteristik sosial ekonomi yang memiliki hubungan signifikan dengan motivasi petani adalah pendidikan formal dengan koefisien korelasi sebesar 0,444 (cukup kuat), pendidikan non formal dengan koefisien korelasi sebesar 0,733 (kuat), pendapatan dengan koefisien korelasi sebesar 0,331 (cukup kuat), luas penguasaan lahan dengan koefisien korelasi sebesar 0,443 (cukup kuat), kekosmopolitan dengan koefisien korelasi sebesar 0,527 (kuat), dan keaktifan keanggotaan petani dengan koefisien korelasi sebesar 0,470 (kuat). Indicators concerning the status and prospects of development of commodity onion implicitly not only indicates the positive side but also the gaps due to constraints that must be faced by farmers is a large capital, threat failed harvest, and the fact the source of the onion production growth was dominated by the growth of the area. Socio-economic characteristics to be one of the factors that have an impact on farmers distrust of the motivation of farmers into cultivating shallots. Research related to socio-economic characteristics of the farmer's relationship with the level of motivation of farmers cultivating shallots in the Sub- District of Sanden is expected to be a reference for farmers and governments in determining policy and strategy development to local onion cultivation experience improvements in aspects of competitiveness against imported products, revenues, and the welfare of farmers. This research aims to examines the socio-economic characteristics of the farmer, it examines the level of motivation of farmers, and examines the relationship between socio-economic characteristics with the level of motivation of farmers cultivating shallots in the Sub-District of Sanden, Bantul district. This research was carried out by using a descriptive method. Methods of analysis used to determine the relationship of social-economic characteristics of the farmer with the motivation of farmers cultivating shallots is the correlation Coefficient test of Rank Spearman (rs) at a confidence level of 95%. Results of the analysis of the socio-economic characteristics indicate that the characteristics of the age is between 40-50 years, formal education is in the range of 10-12 years, non formal education are at a high, broad criteria of mastery of the land are on the range 0,1-0.49 ha, income is at a low, experience farming criteria ranges between 10-20 years, kekosmopolitan are on high, and the liveliness of the criteria for membership of farmers are at a lower criterion. Farmers ' motivation levels are high on the criteria (median score 3) which means that the farmers are able to cultivate the shallots are motivated to reach the needs of existence, relatedness, and growth. Results of the analysis with the calculation of Rank Spearman shows that socio-economic characteristics have a significant relationship with the motivation of farmers is the correlation coefficient with formal education amounted to 0,444 (pretty strong), a non-formal education with a coefficient of correlation of 0,733 (strong), the correlation coefficient with income amounting to 0,331 (pretty strong), vast land with mastery of the correlation coefficient of 0,443 (strong enough), the correlation coefficient of kekosmopolitan from 0.527 (strong), and the liveliness of the correlation coefficient with farmer membership of 0.425 (strong).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Miftahful Purnanda
    Date Deposited: 03 May 2014 20:03
    Last Modified: 03 May 2014 20:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14763

    Actions (login required)

    View Item