TINDAK TUTUR DAN PRINSIP KESANTUNAN DALAM JUAL BELI ONLINE DI FACEBOOK

CONSTANTYA, NISONE AYU (2013) TINDAK TUTUR DAN PRINSIP KESANTUNAN DALAM JUAL BELI ONLINE DI FACEBOOK. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (642Kb) | Preview

    Abstract

    Permasalahan dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimanabentuk tindak tutur yang terdapat pada tuturan dalam transaksi jual beli online di facebook? (2)Bagaimanabentukprinsip kesantunan baik yang mematuhi maupun yang melanggar antara penjualtoko online di facebook(3)Bagaimana realisasi implikatur yang terdapatdalam jual beli online di facebook? Tujuan penelitian ini adalah (1) Menentukanbentuk tindak tutur yang terdapat pada tuturan dalam transaksi jual jual beli online di facebook. (2) Mendeskripsikan bentuk prinsip kesantunan baik yang mematuhi maupun yang melanggar antara penjualtoko online di facebook, dengan calon pembeli dalam transaksi jual beli online. (3) Mendeskripsikan bentukimplikatur akibat pelanggaran prinsip kesantunandalam jual beli online di facebook. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian ini adalah tuturan yang mengandung tindak tutur dalam transaksi jual beli online di facebook. Sumber data dalam penelitian ini adalah laman web facebook, yang menampilkan tuturan jual beli online. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis kontekstual dan cara tujuan (means-end). Dari analisis ini dapat disimpulkan beberapa hal: Pertama, Tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam jual beli online di facebook adalah terdiri dari empat jenis tindak tutur, yaitu asertif, direktif, ekspresif, dan komisif. Tindak tutur asertif meliputi, menyatakan, melaporkan, menunjukkan, dan menyebutkan. Tindak tutur direktif meliputi lima subtindak tutur, yaitu menyarankan, meminta, memerintah, memohon dan menyuruh. Tindak tutur ekspresif, yaitu subtindak tutur, yaitu berterima kasih, meminta maaf, mengeluh, dan memuji. Tindak tutur komisif, yaitu berjanji dan menawarkan sesuatu. Tindak tutur yang paling banyak digunakan adalah tindak tutur direktif ‘meminta’. Kedua, Pematuhan prinsip kesantunan yang terdapat dalam jual beli online di facebookterdiri dari lima submaksim, yaitu maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, dan maksim kesepakatan, data yang paling banyak adalah maksim kesepakatan. Ketiga, Pelanggaran prinsip kesantunan yang terdapat dalam jual beli online di facebookterdiri dari lima submaksim, yaitu maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, dan maksim kesepakatan, data yang paling banyak adalah maksim kearifan. Keempat, Implikatur timbul sebagai akibat terjadinya pelanggaran prinsip percakapan, sehingga ditemukan adanya implikatur tuturan dalam jual beli online di facebook. Implikatur yang terdapat dalam jual beli online di facebook, yaitu implikatur menyuruh,menolak, meminta, mengeluh, dan membatalkan. Data yang paling banyak ditemukan adalah implikatur menyuruh.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Indonesia
    Depositing User: Miftahful Purnanda
    Date Deposited: 03 May 2014 19:58
    Last Modified: 03 May 2014 19:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14753

    Actions (login required)

    View Item