PEMAKAIAN JUJUHYOUGEN (EKSPRESI BERI-TERIMA) YANG MENUNJUKKAN ONKEI (KEBAIKAN) DALAM DIALOG DRAMA BERBAHASA JEPANG

Wiyatasari, Reny and Djatmika, and Sumarlam, (2013) PEMAKAIAN JUJUHYOUGEN (EKSPRESI BERI-TERIMA) YANG MENUNJUKKAN ONKEI (KEBAIKAN) DALAM DIALOG DRAMA BERBAHASA JEPANG. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1756Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Penelitian ini memfokuskan pada tiga masalah utama, yaitu jenis-jenis verba bantu beri-terima yang menunjukkan onkei yang digunakan dalam dialog drama berbahasa Jepang, pemakaian ekspresi beri-terima yang menunjukkan onkei dalam dialog drama berbahasa Jepang, dan variasi pola arah tuturan dan arah onkei dalam dialog yang menggunakan ekspresi beri-terima. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi jenis verba bantu beri-terima, menjelaskan pemakaian ekspresi beri-terima, dan mendeskripsikan arah tuturan dan onkei dari suatu ekspresi beri-terima. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling dari studi kasus pada lima drama berbahasa Jepang. Penyediaan data menggunakan metode simak dengan teknik rekam dan teknik catat. Data yang terkumpul sebanyak 77 data dianalisis dengan teknik analisis komponensial. Hasil analisis penelitian ini adalah: (1) terdapat enam jenis verba bantu yang digunakan, yaitu kureru ‘memberi’, morau ‘menerima’, ageru ‘memberi’, yaru ‘memberi’, itadaku ‘menerima’, dan kudasaru ‘memberi’, (2) ekspresi beri-terima digunakan pada 14 variabel konteks pemakaian dengan verba bantu yang digunakan di setiap variabelnya adalah sebagai berikut : rasa terima kasih atau rasa senang (kureru, morau, kudasaru, dan itadaku), harapan memberi atau menerima onkei (ageru, yaru, kureru dan morau), rasa menyesal atau kecewa (ageru, yaru dan kureru), rasa simpati (yaru), meminta maaf (morau), meminta pengertian (kudasaru), rasa empati (kureru dan morau), memberi atau menawarkan bantuan (ageru), menagih janji (itadaku), menyindir (morau), menyarankan (morau), komplain atau rasa kesal (kureru), rasa memahami (kureru), dan onkei atas permintaan penutur (morau), dan (3) Berdasarkan hubungan sederajat menggunakan kureru, morau, ageru, dan itadaku dan hubungan atas-bawah menggunakan itadaku, kudasaru, dan yaru pada dialog yang terdiri atas penutur (O1), lawan bicara (O2), dan O3 yang bisa bertindak sebagai pemberi atau penerima onkei dan hadir dalam tuturan, namun tidak terlibat dalam percakapan (O3h), dan O3 yang bisa bertindak sebagai pemberi atau penerima onkei dan tidak hadir dalam tuturan (O3th) diketahui bahwa arah tuturan adalah selalu dari O1 kepada O2, sedangkan pola arah onkei adalah bervariasi. Pada ekspresi beri-terima dengan VB kureru, morau, itadaku, dan kudasaru diketahui sebagai pemberi onkei adalah O2 atau O3th, sedangkan penerima adalah O1 saja atau O1 dan O2 atau O1 dan O3th atau O3h saja atau O3th saja. Dalam konteks ini posisi O2, O3h atau O3th yang menjadi penerima onkei merupakan pihak uchi ‘dalam’ dari O1, sedangkan pemberi adalah pihak soto ‘luar’. Sementara itu, pada ekspresi beri dengan VB ageru dan yaru diketahui bahwa sebagai pemberi adalah O1 saja atau O1 dan O2 atau O2 saja, sedangkan penerima adalah O2 atau O3th. Dalam konteks ini, posisi pemberi onkei merupakan pihak uchi dari O1, sedangkan penerima sebagai pihak soto. Kata kunci : ekspresi beri-terima, jujuhyoogen, onkei, uchi, soto ABSTRACT The problem in this research is the usage of giving and receiving expressions or jujuhyougen containing onkei in the Japanese drama dialogues. The objectives of this research are to identify the kinds of auxiliary verbs used in the dialogues, to explain the used of giving and receiving expressions, and to describe the directions of utterance and onkei of the giving and receiving expressions. This research is a descriptive case study on five Japanese dramas which applied purposive sampling. The data were collected by employing observation method through recording and note-taking techniques. The total number of the collected data are 77 and the data were analysed by using componential analysis of Spradley. The result of research are as follows (1) there are six kinds of auxilliary verbs containing onkei used in Japanese drama which are kureru ‘give’, morau ‘receive’, ageru ‘give’, yaru ‘give’, itadaku ‘receive’, and kudasaru ‘give’, (2) the giving and receiving expressions are used in the 14 variables of usage’s contexts which are thanking, appreciating or pleasing (kureru, morau, kudasaru, and itadaku), hope for giving or receiving onkei (ageru, yaru, kureru dan morau), regreting or disapointing (ageru, yaru and kureru), being sympathetic (yaru), apologizing (morau), asking hearer to understand (kudasaru), being empatic (kureru and morau), giving or offering onkei (ageru), demanding the fulfillment of a promise (itadaku), scorning (morau), suggesting (morau), complaining (kureru), being tolerant (kureru), and self-initiated onkei for someone (morau), and (3) based on an equal relationship (kureru, morau, ageru, and itadaku) and unequal status relationship (itadaku, kudasaru, and yaru ) of dialogues which consist of p or speaker), p or hearer), p or someone who is present and acts as giver or receiver of onkei, but not involved in dialogue ( pP), and p or someone who is not present but involved in a giving-receiving situation as giver or receiver of onkei ( pNP) show that all the patterns of utterance’s directions are from p to p and the patterns of onkei’s directions have many variations. In the giving and receiving expressions used kureru, morau, kudasaru and itadaku, the givers of onkei are p, pP or pNP and the receivers of onkei are p, or p and p, or p and pP, or p and pNP, or pNP. In this context, the position of p, pP, or pNP who act as receivers of onkei is the insider or member (uchi no hito) of p. In the giving and receiving expressions used ageru and yaru, the givers of onkei are p, or p and p, or p and the receivers of onkei are p, or pNP In this context, the position of onkei’s givers is the insider or member of p. Keywords : giving and receiving expressions, jujuhyougen, onkei, uchi, soto

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pasca Sarjana > Doktor > Linguistik - S3
    Depositing User: Endar Kusumaningrum
    Date Deposited: 03 May 2014 20:10
    Last Modified: 03 May 2014 20:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14725

    Actions (login required)

    View Item