LAPORAN TUGAS AKHIR PEMBUATAN BIODIESEL DARI BIJI ALPUKAT (Persea americana) MELALUI PROSES TRANSESTERIFIKASI

Meisandi, Candra Tri and Santoso, Edi (2013) LAPORAN TUGAS AKHIR PEMBUATAN BIODIESEL DARI BIJI ALPUKAT (Persea americana) MELALUI PROSES TRANSESTERIFIKASI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (663Kb) | Preview

    Abstract

    Candra Tri Meisandi, Edi Santoso, 2013, “The Preparation of Biodiesel from Avocado (Persea americana) Seed Using Trans-esterification Process” Chemical Engineering Undergraduate Study Program, Engineering Faculty of Surakarta Sebelas Maret University. Plant oil is one alternative that can be used as the basic material of biodiesel production because biodiesel is very renewable in nature, the plant source with environment-friendly and biodegradable emission. One very plant oil producing source in Indonesia is avocado seed. It is because Indonesia is one of countries producing avocado and its seed is rarely utilized. The objective of research was to prepare biodiesel from avocado seed oil using transesterification process. The biodiesel preparation from avocado seed passed through four steps. The first was to prepare oil from avocado seed using extraction process. The second was biodiesel preparation from avocado seed oil using transesterification. The third was product purification and the fourth was analysis on biodiesel yielded. To obtain biodiesel, the extraction was first conducted on avocado seed using n-hexane solvent, and then distillation was done to separate avocado seed oil with n-hexane solvent. Avocado seed produced then undertook transesterification using methanol with methanol to oil ratio of 6:1. The reaction temperature used was 60 o C at atmosphere pressure and using KOH catalyst; next it was left for two days and 2 layers would form. The upper layer was methyl ester or biodiesel, and the lower was glycerol. Thereafter, the pollutant was adsorbed using silicate magnesium. The result of analysis showed that the characteristics of biodiesel made of avocado seed oil had complied with the standard as alternative fuel. Biodiesel specimen produced was 83.46%. The result of analysis indicated that the biodiesel produced had generally complied with the standard specification of SNI 04-7182- 2006. Candra Tri Meisandi, Edi Santoso, 2013, ” Pembuatan Biodiesel dari Biji Alpukat (Persea americana) Melalui Proses Transesterifikasi” Program Studi Diploma III Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Minyak nabati merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel karena sifat biodiesel yang renewable (dapat diperbarui), sumber daya hayati dengan emisi yang ramah lingkungan dan biodegradable. Salah satu sumber penghasil minyak nabati yang sangat potensial di Indonesia yaitu biji alpukat. Hal ini karena Indonesia adalah salah satu Negara penghasil alpukat dan bijinya masih jarang dimanfaatkan. Tujuan dari peneltian ini adalah membuat biodiesel dari minyak biji alpukat melalui proses transesterifikasi. Pembuatan biodiesel dari biji alpukat meliputi empat tahap proses. Tahap pertama adalah pembuatan minyak dari biji alpukat menggunakan proses ekstraksi. Tahap kedua adalah pembuatan biodiesel dari minyak biji alpukat menggunakan proses transesterifikasi. Tahap ketiga adalah pemurnian hasil dan tahap keempat adalah analisis dari biodiesel yang dihasilkan. Untuk memperoleh biodiesel, terlebih dahulu dilakukan proses ekstraksi pada biji alpukat menggunakan pelarut n-heksana, selanjutnya melakukan proses distilasi untuk memisahkan minyak biji alpukat dengan pelarut n-heksana. Minyak biji alpukat yang dihasilkan lalu ditransesterifikasi dengan metanol dengan rasio volume metanol dengan minyak yaitu 1:6. Suhu reaksi yang digunakan 60C pada tekanan atmosfer dan menggunakan katalis KOH, kemudian didiamkan selama beberapa hari dan akan terbentuk 2 lapisan. Lapisan atas merupakan metil ester atau biodiesel, lapisan bawah adalah gliserol. Setelah itu, pengotor diadsorbsi dengan magnesium silikat. Hasil analisis menunjukan bahwa karakteristik biodiesel dari minyak biji alpukat telah memenuhi standar sebagai bahan bakar alternatif. Rendemen biodiesel yang dihasilkan adalah 83,46%. Hasil analisis menunjukkan bahwa biodiesel yang dihasilkan secara umum telah memenuhi standar spesifikasi SNI 04-7182-2006

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 03 May 2014 19:27
    Last Modified: 03 May 2014 19:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14681

    Actions (login required)

    View Item