KEEFEKTIFAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN, MENINGKATKAN SKOR KONTROL ASMA DAN MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA DI RS.DR. MOEWARDI SURAKARTA.

Sudiyanto, Aris and Fanani, M (2013) KEEFEKTIFAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN, MENINGKATKAN SKOR KONTROL ASMA DAN MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA DI RS.DR. MOEWARDI SURAKARTA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (614Kb) | Preview

    Abstract

    Pemberian psikoterapi telah terbukti berhasil untuk pasien yang menderita kecemasan, namun keberhasilannya dalam menurunkan skor kontrol asma belum terbukti konsisten. Psikoterapi kognitif perilaku didasarkan atas konsep bahwa perubahan dalam struktur kognitif akan mengubah emosi serta perilaku pasien. Sehingga diharapkan dengan membaiknya kecemasan akan dapat meningkatkan status asma menjadi terkontrol dan akan memperbaiki perilaku pasien sehingga kualitas hidup pasien juga meningkat. Studi ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam menurunkan tingkat kecemasan, meningkatkan skor kontrol asma dan meningkatkan kualitas hidup pasien asma di Rumah Sakit DR. Moewardi Surakarta. Jenis studi adalah experimental blind pre and post test design. Kecemasan dievaluasi dengan menggunakan Hamilton Rating Scale-Anxiety, kontrol asma dengan menggunkan Asma Control Test, kualitas hidup dengan menggunakan Clinical Global Impression for Quality of Life. Yang menjadi subjek adalah pasien asma di Poli Paru Rumah Sakit DR. Moewardi Surakarta. Jumlah subjek 30, terdiri dari 15 kontrol dan 15 perlakuan. Pengambilan sampel dikerjakan dengan tehnik purposive sampling. Untuk mengetahui keefektifan Cognitive Behavior Therapy kelompok dilakukan dengan uji t tidak berpasangan bila memenuhi syarat atau uji alternatifnya (Uji Mann Whitney). Hasil uji analisis menunjukkan terdapat perbedaan bermakna penurunan skor HRS-A antara kelompok kontrol dan perlakuan menunjukkan perbedaan bermakna (t= -4,368; p<0,001). Terdapat perbedaan yang bermakna pada peningkatan ACT antara kelompok kontrol dan perlakuan (t= -7,056; p<0,001). Terdapat peningkatan skor CGI-QL yang bermakna antara kelompok kontrol dan perlakuan (t= -9,129; p<0,001). Dari studi ini dapat disimpulkan CBT efektif menurunkan tingkat kecemasan, meningkatkan skor kontrol asma, dan meningkatkan kualitas hidup pasien asma. Kata kunci: Cognitive Behavior Therapy, kecemasan, asma, kualitas hidup.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Vera Suryaningsih
    Date Deposited: 03 May 2014 19:00
    Last Modified: 03 May 2014 19:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14631

    Actions (login required)

    View Item