EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DEKAN TENTANG PENGGUNAAN SERAGAM DALAM RANGKA PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA FKIP UNS

Alami, Anisse (2013) EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DEKAN TENTANG PENGGUNAAN SERAGAM DALAM RANGKA PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA FKIP UNS. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (496Kb) | Preview

    Abstract

    Anisse Alami. EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DEKAN TENTANG PENGGUNAAN SERAGAM DALAM RANGKA PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA FKIP UNS. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pebruari 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas implementasi kebijakan dekan tentang penggunaan seragam ditinjau dari segi context, efektivitas implementasi kebijakan dekan tentang penggunaan seragam ditinjau dari segi input, efektivitas implementasi kebijakan dekan tentang penggunaan seragam ditinjau dari segi process, dan efektivitas implementasi kebijakan dekan tentang penggunaan seragam ditinjau dari segi product. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mengevaluasi sebuah kebijakan dalam bidang pendidikan dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Obyek penelitian adalah seluruh mahasiswa FKIP UNS mulai tahun angkatan 2008. Sumber data berasal dari arsip, buku, majalah, hasil foto, kata-kata dan tindakan subyek penelitian. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah puposive sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif. Sedangkan validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan metode. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa: dilihat dari segi context, latar belakang dibuatnya kebijakan dekan tentang penggunaan seragam bagi mahasiswa FKIP adalah kondisi cara berpakaian mahasiswa FKIP yang tidak mencerminkan karakter calon pendidik seperti memakai baju ketat dan terlalu pendek, memakai celana jeans pensil, berkaos, bahkan rambut diwarna dengan warna yang tidak wajar. Tujuan penggunaan seragam adalah untuk membentuk karakter sebagai seorang calon guru yang disiplin, taat dan tertib pada aturan, membentuk kewibawaan melalui pembiasaan saat masih menjadi calon guru (mahasiswa), mengurangi kesenjangan ekonomi, membentuk sense of belonging terhadap FKIP, membentuk sense of unity, sebagai pembeda dengan mahasiswa fakultas lain (identitas), agar mahasiswa terlihat rapih, dan filter atas perilakuperilaku yang tidak mencerminkan seorang calon guru. Dilihat dari segi input, keterlibatan para pelaksana kebijakan dalam pembuatan kebijakan sampai pada tahap penyampaian kondisi cara berpakaian mahasiswa FKIP yang disampaikan dalam MKPF hingga rapat senat. Kemudian berkembang pada usulan dibuatnya sebuah regulasi yang mengatur cara berpakaian mahasiswa FKIP. SE tersebut keluar sebagai bagian dari usulan-usulan yang berkembang, namun secara redaksional telah ditentukan oleh dekan. Jenjang organisasi di bawah fakultas diberi kebebasan dalam menentukan strategi untuk menyukseskan kebijakan. Terdapat berbagai reaksi atas kemunculan SE tersebut antara lain senang, senang namun masih merasa kurang puas karena landasan hukum yang masih berupa SE, terkejut, dan biasa. Selama ini tidak ada civitas akademika yang bereaksi menolak secara langsung pada kebijakan tersebut.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HG Finance
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Ekonomi
    Depositing User: Nisaa Adlia Adani
    Date Deposited: 03 May 2014 18:03
    Last Modified: 03 May 2014 18:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14531

    Actions (login required)

    View Item