STUDI TENTANG PROSES MENGGAMBAR BENTUK DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SMA MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA

FUAD, KHOIRUL (2013) STUDI TENTANG PROSES MENGGAMBAR BENTUK DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SMA MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (794Kb) | Preview

    Abstract

    Khoirul Fuad, STUDI TENTANG PROSES MENGGAMBAR BENTUK PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SMA MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2013. Tujuan Penelitian ini adalah 1) mengetahui proses menggambar bentuk pada pembelajaran seni rupa di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta, 2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam proses pelaksanaan menggambar bentuk dan 3) mengetahui visualisasi dan evaluasi karya gambar bentuk siswa SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan strategi penelitian studi kasus tunggal terpancang. Subyek penelitian adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 1 Surakarta. Sumber data penelitian adalah guru, siswa, proses menggambar bentuk dan arsip serta dokumen menggambar bentuk. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi data dan review informan. Analisis data menggunakan analisis interaktif. Prosedur penelitian dimulai dari tahap persiapan, pengumpulan data, evaluasi dan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pembelajaran menggambar bentuk dilakukan melalui beberapa tahapan: a) proses persiapan guru seni rupa sebelum memberikan materi dan praktek menggambar bentuk, b) proses memberikan materi gambar bentuk oleh guru seni rupa kepada siswa, c) proses persiapan siswa sebelum melakukan praktek menggambar bentuk dan d) proses praktek menggambar bentuk menggunakan metode melihat obyek secara langsung. 2) faktor penghambat dalam proses praktek menggambar bentuk: a) siswa tidak menerima materi teori gambar bentuk secara baik, b) siswa belum mampu memilih posisi yang tepat saat proses praktek, c) siswa melakukan kerja pratek tanpa menggunakan meja kursi dan alas yang memadai dan d) siswa belum mampu menangkap obyek secara maksimal dan memanfaatkan bidang gambar yang tersedia. Sedangkan faktor pendukungnya adalah: a) metode pembelajaran melihat obyek secara langsung yang digunakan oleh guru mampu memotivasi siswa untuk mengkolaborasi hasil karya dengan pertanyaan terbuka kepada guru yang membawa ide dengan pengalaman yang dimiliki, b) memberi masukan tentang hasil karya, memberi keuntungan pada siswa menjadi percaya diri, c) siswa mendapatkan pengetahuan tentang karakteristik bahan benda yang digambarnya, sehingga siswa akan memperoleh pengalaman tentang tekstur, dan d) melatih motorik halus, otak kanan dan otak kiri siswa. Visualisasi dan evaluasi karya mengambar bentuk menunjukkan bahwa 22 siswa dari 37 siswa atau sekitar 60% siswa dengan karya baik dan 15 siswa atau sekitar 40% belum mampu membuat karya yang baik sesuai dengan prinsip menggambar bentuk. Karya menggambar bentuk dibagi dalam 5 kategori yaitu karya yang amat baik, karya yang baik, karya yang cukup, karya yang kurang dan karya yang amat kurang.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    N Fine Arts > ND Painting
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Seni Rupa
    Depositing User: Nisaa Adlia Adani
    Date Deposited: 03 May 2014 17:07
    Last Modified: 03 May 2014 17:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14480

    Actions (login required)

    View Item