HUBUNGAN JENIS KELAMIN DENGAN GANGGUAN KOGNITIF PASCA STROKE ISKEMIK SERANGAN PERTAMA DENGAN LESI HEMISFER KIRI

Prasetyo, Bagus Dwi (2012) HUBUNGAN JENIS KELAMIN DENGAN GANGGUAN KOGNITIF PASCA STROKE ISKEMIK SERANGAN PERTAMA DENGAN LESI HEMISFER KIRI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (311Kb) | Preview

    Abstract

    Bagus Dwi Prasetyo, G0009036, 2012. Relationship between Gender and Cognitive Impairment After Ischemic Stroke First Attack with Left Hemisphere lesions. Mini Thesis. Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Background: Stroke is a cerebrovascular disease which until now the third leading cause of death in the world. Stroke can cause physical disability to psychosocial disfunction, such as cognitive impairment. This study aimed to analyze the relationship between gender and cognitive impairment after ischemic stroke first attack with left hemisphere lesions. Methods: This analytic study was observational with cross-sectional approach. A sample of 60 study subjects was selected by purposive sampling from outpatients with post stroke ischemic visiting the Neurology Clinics, RSUD Dr. Moewardi. Data is collected by direct interviews and questionnaires by patients using Mini Mental State Examination (MMSE). The data was analyszed using multiple logistic regression model on SPSS version 17.0 for Windows. Results: After the study on a sample of 60 post-stroke patients with a first ischemic attack left hemisphere lesions found post-stroke cognitive impairment in male patients amounted to 46.7%, whereas in female patients by 30%. The results of calculations using Binary Logistic Regression Analysis obtained OR = 0.14; CI 95% 0025 to 0794 and p = 0026. From these data showed statistically significant relationship between the gender with cognitive impairment after ischemic stroke first attack with left hemisphere lesions. Conclusion: There is a statistically significant relationship between gender to cognitive impairment on post-ischemic stroke patients. This conclusion is drawn after controlling for the effects of confounding factors such as age, level of education and cardiovascular risk factors: diabetes mellitus, hypertension, dyslipidemia. Keywords: gender, cognitive impairment, ischemic stroke Bagus Dwi Prasetyo, G0009036, 2012. Hubungan Jenis Kelamin dengan Gangguan Kognitif Pasca Stroke Iskemik Serangan Pertama dengan Lesi Hemisfer Kiri. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Stroke adalah salah satu penyakit vaskuler otak yang hingga saat ini menjadi penyebab kematian ketiga terbanyak di dunia. Akibat yang ditimbulkan oleh penyakit stroke dapat berupa kecacatan, baik fisik maupun disfungsi psikososial, di antaranya berupa gangguan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan jenis kelamin dengan gangguan kognitif pasca stroke iskemik serangan pertama dengan lesi hemisfer kiri. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 60 subjek penelitian dipilih dengan metode purposive sampling dari pasien pasca stroke iskemik rawat jalan di Poli Saraf RSUD Dr. Moewardi. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara langsung dan pengisian kuesioner oleh pasien menggunakan kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE). Data dianalisis menggunakan metode analisis regresi logistik ganda, dengan SPSS 17.0 for Windows. Hasil Penelitian: Setelah dilakukan penelitian pada 60 sampel pasien pasca stroke iskemik serangan pertama dengan lesi hemisfer kiri didapatkan gangguan kognitif pasca stroke pada pasien laki-laki sebesar 46.7%, sedangkan pada pasien perempuan sebesar 30%. Hasil perhitungan menggunakan Analisis Regresi Logistik Ganda didapatkan OR = 0.14; CI 95% 0.025 hingga 0.794 dan p = 0.026. Dari data tersebut menunjukkan ada hubungan yang bermakna secara statistik antara jenis kelamin dengan gangguan kognitif pasca stroke iskemik serangan pertama dengan lesi hemisfer kiri. Simpulan Penelitian: Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang secara statistik signifikan antara jenis kelamin dengan gangguan kognitif pasca stroke iskemik serangan pertama dengan lesi hemisfer kiri. Simpulan ini dibuat setelah mengontrol pengaruh variabel perancu, yaitu umur, tingkat pendidikan dan faktor risiko kardiovaskular: diabetes melitus, hipertensi, dislipidemia. Kata Kunci: jenis kelamin, gangguan kognitif, stroke iskemik

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RB Pathology
    R Medicine > RZ Other systems of medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 02 May 2014 22:43
    Last Modified: 02 May 2014 22:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14286

    Actions (login required)

    View Item