TINJAUAN YURIDIS PERANAN KETERANGAN AHLI BEA CUKAI DALAM PEMBUKTIAN DAKWAAN PENUNTUT UMUM DI PERSIDANGAN PADA PERKARA PELANGGARAN CUKAI (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MEDAN NOMOR : 934/Pid/B/2011/PN.Mdn)

FARMADITA, VERINDA (2013) TINJAUAN YURIDIS PERANAN KETERANGAN AHLI BEA CUKAI DALAM PEMBUKTIAN DAKWAAN PENUNTUT UMUM DI PERSIDANGAN PADA PERKARA PELANGGARAN CUKAI (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MEDAN NOMOR : 934/Pid/B/2011/PN.Mdn). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (943Kb) | Preview

    Abstract

    VERINDA FARMADITA E0009342. TINJAUAN YURIDIS PERANAN KETERANGAN AHLI BEA CUKAI DALAM PEMBUKTIAN DAKWAAN PENUNTUT UMUM DI PERSIDANGAN PADA PERKARA PELANGGARAN CUKAI (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MEDAN NOMOR : 934/Pid/B/2011/PN.Mdn. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan keterangan ahli bea cukai dalam pembuktian dakwaan Penuntut Umum di persidangan dalam perkara pelanggaran cukai di Pengadilan Negeri Medan dan untuk mengetahui kekuatan pembuktian keterangan ahli bea cukai dalam pembuktian dakwaan Penuntut Umum di persidangan dalam perkara pelanggaran cukai di Pengadilan Negeri Medan. Penelitian yang dilakukan ini termasuk dalam penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dan terapan. Sumber penelitian sekunder yang digunakan meliputi bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumen (studi kepustakaan). Teknik analisa bahan hukum dalam penelitian adalah teknik kualitatif, yang dalam hal ini penelitian hukum dimaksud berusaha untuk mengerti atau memahami gejala yang diteliti untuk kemudian mengkaitkan atau menghubungkan bahan-bahan hukum yang relevan dan menjadi acuan dalai penelitian hukum kepustakaan. Tahap terakhir yaitu menarik kesimpulan yang diolah, sehingga pada akhirnya diketahui mengenai peranan dan kekuatan pembuktian keterangan ahli bea cukai dalam pembuktian dakwaan Penuntut Umum di persidangan dalam perkara pelanggaran cukai Nomor: 934/Pid/B/2011/PN.Mdn di Pengadilan Negeri Medan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa keterangan ahli memiliki peran yang signifikan dalam perkara pelanggaran cukai Nomor: 934/Pid/B/2011/Pn.Mdn di Pengadilan Negeri Medan dan kekuatan hukum penggunaan alat bukti keterangan ahli dalam perkara pelanggaran cukai yang dihadirkan oleh Penuntut Umum ini penggunaannya tidak mutlak mengikat dan dapat dikesampingkan sepenuhnya oleh hakim.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Nisaa Adlia Adani
    Date Deposited: 03 May 2014 18:14
    Last Modified: 03 May 2014 18:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14263

    Actions (login required)

    View Item