PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN PROPOFOL DAN DEXMEDETOMIDINE TERHADAP EKSPRESI KASPASE 3 DI HIPOKAMPUS PADA MENCIT BALB/C DENGAN CEDERA KEPALA

Tobing, Andri L. (2013) PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN PROPOFOL DAN DEXMEDETOMIDINE TERHADAP EKSPRESI KASPASE 3 DI HIPOKAMPUS PADA MENCIT BALB/C DENGAN CEDERA KEPALA. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (3273Kb) | Preview

    Abstract

    Andri L. Tobing, S 501002003 2013. Perbedaan Pengaruh Pemberian Propofol dan Dexmedetomidine terhadap Ekspresi Kaspase 3 di Hipokampus pada Mencit Balb/c dengan Cedera Kepala, Pembimbing I: Dr. dr. Hari Wujoso, Sp F, MM. Pembimbing II: Mulyo Hadi Sudjito, dr, SpAn KNA, Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran, Program Studi Magister Kedokteran Keluarga, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang: Cedera kepala adalah salah satu kondisi yang mengancam jiwa pada pasien trauma. Pada cedera kepala terjadi proses biomolekuler dan biokimiawi patologik yang dapat menyebabkan nekrosis maupun apoptosis melalui aktivasi kaspase 3. Propofol dan dexmedetomidine merupakan obat anestesi yang memiliki efek neuroproteksi dengan pengaturan pada kaspase 3. Tujuan: Menganalisis perbedaan pengaruh propofol 50 mg/kg BB dan dexmedetomidine 100 ug/kg BB terhadap ekspresi kaspase 3 di hipokampus pada mencit Balb/c yang mengalami cedera kepala. Metode: Penelitian eksperimental laboratorik dengan desain randomized controlled trial grup. Mencit Balb/c dibagi menjadi 3 kelompok secara acak, yaitu kelompok P1 sebagai kontrol, mencit diberi perlakuan cedera kepala dengan metode weight drop dan mendapat NaCl 0,9%. Kelompok P2, mencit diberi perlakuan cedera kepala dengan metode weight drop dan kemudian diberi propofol 50 mg/kgBB intravena. Kelompok P3, mencit diberi perlakuan cedera kepala dengan metode weight drop dan kemudian diberi dexmedetomidine 100 ug/kgBB intravena. Pemeriksaan aktivasi kaspase 3 menggunakan pengecatan khusus immunohistokimia setelah 6 jam pemberian propofol dan dexmedetomidine. Hasil dinilai dengan SPSS 19 dengan derajat kemaknaan p<0,05. Hasil: Rata-rata persentase ekspresi kaspase 3: P1= 2,62; P2 = 1,54; P3 =0,62. Perhitungan statistik dari semua kelompok menunjukkan perbedaan signifikan (P=0,000). Perbandingan antar kelompok menujukkan: P1-P2 (p=000), P1-P3 (p=0,000), P2-P3 (p=0,000). Kesimpulan: Pemberian propofol 50mg/kgbb dan dexmedetomidine 100 ug/kgbb menunjukkan hasil yang signifikan dalam penghambatan ekspresi kaspase 3 aktif dibandingkan dengan kontrol pada mencit yang diberi cedera kepala. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian dexmedetomidine 100 ug/kgbb memberikan hasil yang lebih efektif untuk menurunkan ekspresi kaspase 3 aktif pada mencit dengan cedera kepala.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
    R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Nisaa Adlia Adani
    Date Deposited: 03 May 2014 18:14
    Last Modified: 03 May 2014 18:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14262

    Actions (login required)

    View Item