(B. Pertanian) Aplikasi Farmer Friendly Technology Terpadu Hulu-Hilir Budidaya Itik bagi Kelompok Peternak Itik “Ngudi Lestari” Sukoharjo

Pratitis, Wara and Widyawati, Susi Dwi (2014) (B. Pertanian) Aplikasi Farmer Friendly Technology Terpadu Hulu-Hilir Budidaya Itik bagi Kelompok Peternak Itik “Ngudi Lestari” Sukoharjo. .

[img] Microsoft Word (Metode hulu-hilir, bibit, telur tetas, itik jantan, pengawetan telur) - Published Version
Download (27Kb)

    Abstract

    Itik berpotensi sebagai sumber protein hewani asal telur dan daging, yang saat ini sudah banyak digemari masyarakat luas. Budidaya itik juga mudah dan lebih tahan penyakit dibandingkan ayam. Budidaya Itik sebagian besar dilaksanakan ditingkat pedesaan dan dipelihara secara tradisional yaitu digembalakan maupun semi intensif serta belum terintegrasi dalam satu bidang usaha. Tujuan kegiatan meningkatkan produksi telur pada budidaya itik petelur, meningkatkan kualitas dan produktivitas usaha itik petelur penghasil telur tetas, meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha pembesaran itik, meningkatkan hasil dan kualitas penetasan pada usaha penetasan dan meningkatkan pruduktivitas pembesaran itik jantan. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok “Ngudi Lestari” berlokasi di Desa Kagokan, Gatak, Sukoharjo dengan 2 orang peternak sebagai percontohan beternak dengan metode Hulu -Hilir. Peternak memelihara mulai dari itik petelur, penetasan dan pembesaran pejantan. Telur yang tidak masuk grade telur tetas dijual sebagai telur konsumsi yang dipasarkan dalam bentuk telur asin yaitu upaya pengawetan telur. Hal ini juga dapat digunakan sebagai peluang diversifikasi pangan (telur) yang dapat dikembangkan. Kegiatan IbM meliputi penerapan metode pemeliharaan terpadu hulu-hilir dengan meningkatkan kemampuan cara budidaya itik secara intensif. Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah Sosialisasi program, penyuluhan dan percontohan, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil yang diperoleh, peternak termotivasi untuk mengaplikasikan metode budidaya itik hulu-hilir dengan pemeliharaan yang terintegrasi sehingga ada peningkatan pendapatan peternak. Selain itu, hal positif yang dirasakan peternak bahwa metode Hulu-Hilir ini, dapat mengurangi kendala beternak itik yang terjadi sebelumnya, seperti rutinitas penyediaan bibit dan menekan angka kematian sebagai akibat dari pencemaran lingkungan pada itik yang digembalakan.

    Item Type: Article
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Miranda Nur Q. A.
    Date Deposited: 01 May 2014 16:28
    Last Modified: 28 Oct 2016 15:56
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14176

    Actions (login required)

    View Item