PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT DR. OEN SOLO BARU

Candrasari, Satya (2013) PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT DR. OEN SOLO BARU. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (344Kb) | Preview

    Abstract

    SATYA CANDRASARI, S231008016. 2013. The Effects of Organizational Communication and Work Motivation on the Performance of Nurses Working for the Dr. OEN SOLO BARU Hospital. Advisor I Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS. Advisor II Drs. Hamid Arifin, M.Si. Thesis: The Communication Study Program, Postgraduate Program of Sebelas Maret University Surakarta. The aims of this study were to analyze, seek, and explain the effects of variables of organizational communication function and work motivation level both partially and simultaneously on work performance of nurses working for the Dr. OEN SOLO BARU Hospital. Problems appeared in this study was whether the function of organizational communication and work motivation level affected the work performance of nurses working for the Dr. OEN SOLO BARU Hospital. This research referred to theory of Redding and Sanborn in Mohammad (2005:65) saying that organizational communication was sending and receiving information in an organizational that was complex in nature. The measurement device referred to Sendjaja (1994) saying that organizational function was benefits of delivering and receiving messages process that was informative, regulative, persuasive, and interrogative. Mc Donald (1950) stated that motivation was a change of personal energy marked by the emerging of feeling and reaction to reach goals. In this case, the theory used was one of Abraham Maslow stating that the level of work motivation comprised of needs of physiological, secure, and safety, social satisfactory, esteem, and self actualization. Meanwhile, Bernardin and Joice (1993) stated that Performance is defined as the record of outcome produced on a specified job function or activity during a specified time period. The measurement device referred to Nurusalam (2007) stating that the work performance measure of nurses consisted of studies of nursing, diagnosis, planning of action, implementation, and evaluation of action. This study used a survey method where the sample was drawn from a population and questionnaires with perception perspective were used to collect the main data. Population of this study was all nurses working for the Dr. OEN SOLO BARU Hospital. The number of sample was 80 respondents drawn by proportionate stratified random sampling. In the meantime, data were analyzed by Multiple Linear Regression with the help of SPSS for Windows version 16.0. The results showed that, positively, organizational communication function had significant effect on work performance of nurses of 61.6% and the level of work motivation significantly affected work performance of nurses of 58.3 %. Simultaneously, organizational communication function and level motivation had significant effects on nurses work performance of 47.6 %. Key Words: Organizational Communication Function; Motivation Level; Work Performance; Nurses. SATYA CANDRASARI, S 231008016. 2013. Pengaruh Komunikasi Organisasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana Di Rumah Sakit Dr. OEN SOLO BARU. Pembimbing I: Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S., Pembimbing II: Drs. Hamid Arifin, M.Si. Tesis, Program Studi Ilmu Komunikasi, Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui serta menjelaskan pengaruh variabel fungsi komunikasi organisasi dan tingkat motivasi kerja secara simultan dan parsial terhadap kinerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Dr. OEN SOLO BARU. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah fungsi komunikasi organisasi dan tingkat motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Dr. OEN SOLO BARU? Sebagai acuan dalam penelitian ini menggunakan teori Redding dan Sanborn, dalam Muhammad (2005:65) yang menyatakan komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan informasi dalam organisasi yang kompleks. Alat ukur yang digunakan mengacu pada Sendjaja (1994) fungsi komunikasi organisasi adalah manfaat dari proses penyampaian dan penerimaan pesan yang bersifat informatif, regulatif, persuasif dan integratif. Mc. Donald (1950) menyatakan Motivasi adalah suatu perubahan energi dalam diri (pribadi) seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai Tujuan. Alat ukurnya menggunakan teori Abraham Maslow yang menyatakan Tingkatan Motivasi Kerja, yang terdiri dari kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan dan keselamatan, pemuasan kebutuhan sosial, kebutuhan esteem/penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri. Sementara itu, Bernardin dan Joyce (1993) menyatakan kinerja adalah suatu keluaran yang dihasilkan oleh karyawan yang merupakan hasil dari pekerjaan yang ditugaskan dalam suatu waktu atau periode tertentu. Alat ukur yang digunakan mengacu pada Nursalam (2007) pengukuran kinerja perawat pelaksana berupa pengkajian keperawatan, diagnosis keperawatan, rencana tindakan/perencanaan, pelaksanaan tindakan/implementasi dan evaluasi tindakan. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian survei, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner yang jawabannya bersifat persepsional sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana Rumah Sakit Dr. OEN SOLO BARU. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden yang ditarik dengan proportionate stratified random sampling. Model analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda dengan bantuan program SPSS versi 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel fungsi komunikasi organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perawat sebesar 61,6% dan tingkat motivasi kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perawat sebesar 58,3%. Sedangkan secara simultan menghasilkan variabel fungsi komunikasi organisasi dan tingkat motivasi kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perawat sebesar 47,6%. Kata Kunci : Fungsi Komunikasi Organisasi, Tingkat Motivasi dan Kinerja Perawat Pelaksana.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HG Finance
    H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 30 Apr 2014 05:36
    Last Modified: 30 Apr 2014 05:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/14053

    Actions (login required)

    View Item