PROFIL MISKONSEPSI SISWA SD PADA KONSEP GAYA DAN CAHAYA

, Pujayanto and Budiharti, Rini and Waskita, Sutadi and Raharjo, Trustho (2009) PROFIL MISKONSEPSI SISWA SD PADA KONSEP GAYA DAN CAHAYA. Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi, 6 (1). pp. 66-74.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (7Mb) | Preview

    Abstract

    Telah dilakukan penelitian untuk nrengetahui: l). ada tidaknya miskonsepsi pada konsep Gaya dan Cahaya yang dinriliki siswa Kelas 5 SD di Kecamatan Tasikrrxidu Kabupaten Karanganyar; 2). profil miskonsqlsi pada konsep Gaya dan Cahayapada siswa Kelas 5 SD di Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. ' Penelitian ini dilakukan di SD yang berada di Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar tahun ajaran 2005/2007, dengan menerapkan metode penelitian expost facto. Sumber data yang digunakan merupakan sumber data primer, karena peneliti menperoleh data langsung dari subjek penelitian. Populasi dalarn penelitian,ini adalah semua siswa Kelas 5 Sekolah Dasar di Kecamatan Tasiknr,adu Kabupaten Karanganyar. Dalam menentukan sagpel penelitian digunakan teknik stratified random sarrpling, yang terdiri dari 50 siswa. Digunakan tes diagnostik untuk nengukur (nenilai) miskonsepsi pada konsep Gaya dan Cahaya. Untuk menjawab hipotesis penelitian digunakan teknik analisis deslriptif kuantitatii yaitu berupa analisis kualitatif tentang ada tidalnya miskonsepsi. Dari hasil analisis data ternyata terbukti bahwa siswa memiliki miskonsepsi pada konsep Gaya dan Ca-haya. Pada sebagian besar konsep terjadi miskonsepsi, dengan tingkatan yang berbedabeda. Adapun profil miskonsepsi yang dimiliki sebagian besar siswa (lebih dari 30%) adalah sebagai berikut: l).Gaya hanya akan mempercepat gerak benda, tidak dapat memperlambat gerak; 2). Gaya tidak dapat rnembelokkan arah gerak benda; 3). Gaya magnet selalu berupa tarikan, qedangkan gaya gravitasi dapat berupa tarikan nuupurl dorongan; 4). Berat benda di bumi sama dengan berat benda di bulan, karena massa benda di buni sama dengan di bulan. 5). Setiap dua benda yang bersentuhan mengalami gaya gesekan; 6). Batang besi hanya dapat dijadikan magnet dengan digosok magnet dan batang besi tidak dapat dijadikan magnet dengan cara induksi); 7). Pesawat sederhana dapat menlperkecil energi yang digunakan dalam bekerja; 8). Cahaya tidak dapat dipantulkan oleh setiap pernrukaan; 9). Di dalam sebuah medium cahaya dapat dibiaskan; 10). Benda dapat dilihat, jika ada cahaya dari mata sarrpai ke benda; 11). Benda dapat dilihat, apabila benda tersebut sumber cahaya; l2). Cahaya lampu neon dapat diurai menjadi cahaya warna pelangi, karena cahaya lanpu neon adalah cahaya putih seperti cahaya putih matahari. Katakunci:miskonsepsi,profilmiskonsqrsi,konsepgayadancahaya.

    Item Type: Article
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Faisal Dharma Adhinata
    Date Deposited: 29 Apr 2014 22:25
    Last Modified: 29 Apr 2014 22:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13999

    Actions (login required)

    View Item