PENERAPAN PEMBELAJARAN E-PORTFOLIO SEBAGAI UPAYA MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN AKTIF PADA MAHASISWA P.BIOLOGI

, Muzayyinah (2009) PENERAPAN PEMBELAJARAN E-PORTFOLIO SEBAGAI UPAYA MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN AKTIF PADA MAHASISWA P.BIOLOGI. Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi, 6 (1). pp. 55-65.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (10Mb) | Preview

    Abstract

    Penelitan ini bertujuian unhrk: 1. Mengernbangkan pembelajaran aktif di P.Biologi; dan 2. Mengetahui peningkatan keaktifan rnhasiswa Jurusan P.Biologi dalam mata kuliah KKP dengan pelaksanaan pembuatan LKS dan film dokumenter melalui e-portofolio. Tahaptahap penelitian meliputi: 1. Persiapan, pada tairap ini disiapkanpelangkat yang telah divalidasi, lembar obseruasi dan evaluasi, berupa lembar performa assessmeut, lembar aktivitas dosen, tes kognitif, chek list observation (lembal obsewasi), dan interview schedule (pedoman wawancara); 2. Pelaksanaan, pada tahap ini terdiri dari beberapa tahap: (a) penyusunan perangkat penrbelajaran, (b) aplikasi perangkat dalam web e-Portfolio, (c) aplikasi tugas rnahasisrva dalam bentuk LKS dan film dokumenter, 3.Evaluasi, berupa penilaian kinerja (Performa Assessment). Bentuk tes yang bertrpa tes nonverbal (pelbuatan) dan verbal. Tes velbal dapat berupa tes tertulis dan tes lisan. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilaian terhadap kumpulan dari tugastugas siswa. Semua tugas siswa dikunpulkan untuk diberikan penilaian. Tes untuk menguknr ranah psikomotor', seperti: tes paper andpencil, tes identifikasi, dan tes simulasi, Hasil analisis penelitian didapatkan bahwa prosentase ketercapaian atau ketuntasan dalam rnerancang LKS untuk siswa sekolah masih kulang, hal ini dapat dilihat dari L6 nucam LKS terdapat 340/o dalam kategori tuntas atau berrrilai diatas 65. Sedangkan dalam pembuatan film documenter, berdasarkan skor yang dicapai oleh setiap kelompok pada masing-rrnsing item penilaian, diketahui bahwa mahasiswa masih lemah pada teknik penganibilan gambar, pengambilan focus gambar dan cara pengambilan objek. Teknik pengambilan gambar dengan skor 2.1, berarti di bawah skor nrinirml penilaian, yain 2.5. Dari 15 kelonpok, sebagian besar memiliki kemarrpuan cukup dalam teknik pengambilan ganibar yaitu sebanyak 9 kelonpok, 3 kelompok memiliki kemanpuan baik, 1 kelonpok sangat baik dan 2 kelorpok menriliki kemampuan yang kurang pada aspek penilaian ini. Berdasar hasil analisis tei'hadap tingkat kepuasan pembelajaran, maka di dapat bahwa metode yang digunakan dinilai berwariasi terbtrkti dengan rata-rata skor yang di dapat sebesar 3,32. Hal ini berarti metode yang diberikan telah bervariasisehingga tidak memberikan kebosanan. Key word: e-portfolio, flm docmnenter,

    Item Type: Article
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Faisal Dharma Adhinata
    Date Deposited: 29 Apr 2014 22:21
    Last Modified: 29 Apr 2014 22:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13998

    Actions (login required)

    View Item