TINJAUAN YURIDIS TENTANG NOVUM DAN KEKHILAFAN YANG NYATA DARI HAKIM SEBAGAI ALASAN PENGAJUAN PENINJAUAN KEMBALI OLEH TERPIDANA DALAM PERKARA LETTER OF CREDIT (L/C) FIKTIF (STUDI KASUS DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR: 47 PK/PID.SUS/2012)

Noorhuzein, Ryo (2013) TINJAUAN YURIDIS TENTANG NOVUM DAN KEKHILAFAN YANG NYATA DARI HAKIM SEBAGAI ALASAN PENGAJUAN PENINJAUAN KEMBALI OLEH TERPIDANA DALAM PERKARA LETTER OF CREDIT (L/C) FIKTIF (STUDI KASUS DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR: 47 PK/PID.SUS/2012). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (925Kb) | Preview

    Abstract

    Ryo Noorhuzein, E0009307. TINJAUAN YURIDIS TENTANG NOVUM DAN KEKHILAFAN YANG NYATA DARI HAKIM SEBAGAI ALASAN PENGAJUAN PENINJAUAN KEMBALI OLEH TERPIDANA DALAM PERKARA LC FIKTIF (STUDI KASUS DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR: 47 PK/PID.SUS/2012). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulisan Hukum (Skripsi). 2013. Penelitian ini bertujuan mengetahui novum dan kekhilafan yang nyata dari hakim sebagai alasan pengajuan peninjauan kembali oleh terpidana dalam perkara L/C Fiktif Nomor: 47 PK/PID.SUS/2012 sudah sesuai dengan ketentuan Pasal 263 KUHAP dan untuk mengetahui alasan hukum hakim Mahkamah Agung dalam memeriksa dan memutus peninjauan kembali Nomor: 47 PK/PID.SUS/2012 oleh terpidana dalam perkara L/C Fiktif. Penulisan hukum ini merupakan penelitian hukum normatif, bersifat preskiptif. Menggunakan jenis sumber hukum sekunder yang terdiri dari, bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum dalam penelitian ini adalah dengan cara studi kepustakaan. Dalam penulisan hukum ini, penulis menggunakan analisis dengan metode deduksi yang berpangkal dari pengajuan yang menjadi premis mayor adalah Kitab Undang- Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), sedangkan premis minornya adalah putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 47 PK/PID.SUS/2012. Dari kedua hal tersebut, kemudian dapat ditarik suatu konklusi guna mendapatkan jawaban atas rumusan masalah apakah penggunaan novum dan kekhilafan yang nyata dari hakim sebagai alasan pengajuan Peninjauan Kembali oleh Terpidana dalam perkara L/C fiktif tersebut sudah sesuai dengan Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana serta bagaimanakah alasan hukum hakim Mahkamah Agung dalam memeriksa dan memutus pengajuan Peninjauan Kembali oleh Terpidana dalam perkara L/C fiktif sesuai putusan Nomor: 47 PK/PID.SUS/2012. Berdasarkan hasil penelitian dan dihasilkan simpulan, yakni: Pertama, penggunaan novum dan kekhilafan yang nyata dari hakim sebagai alasan Terpidana dalam pengajuan Peninjauan Kembali perkara L/C fiktif dimungkinkan untuk dilakukan dikarenakan terdapat celah untuk dilakukan upaya hukum peninjauan kembali atas putusan Pengadilan yang berada di bawahnya, alasan pengajuan kekhilafan yang nyata sebagai dasar alasan pengajuan permohonan Peninjauan Kembali sudah memenuhi kriteria Pasal 263 ayat (2) huruf c KUHAP sehingga tidak bertentangan dengan Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana. Kedua, melalui pertimbangannya Mahkamah Agung telah beralasan dengan terbuktinya tindak pidana membuat surat palsu tersebut didasarkan hanya pada pendapat atau rekaan yang diperoleh dari hasil pemikiran subyektif yang dijadikan fakta hukum dalam memutus perkara pada tingkat Pengadilan Negeri tingkat Pertama, Banding, maupun Kasasi oleh judex juris dan judex factie sehingga memutus perkara tersebut ke dalam suatu tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana didakwakan dalam dakwaan ketiga yaitu Pasal 263 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana. Kata kunci: Novum; Kekhilafan yang nyata; Peninjauan Kembali; Letter of Credit (L/C). RYO NOORHUZEIN, E0009307. JURIDICAL REVIEW ABOUT NOVUM AND TRUE OF FALSE OF THE JUDGES AS A REASON FOR SUBMISSION OF THE RECONSIDERATION BY THE CONVICTED PERSON IN THE FICTITIOUS CASE OF LETTER OF CREDIT (L/C) (Case Study in a Verdict by The Supreme Court Number: 47 PK/PID.SUS/2012 ) Faculty of Law of Surakarta Sebelas Maret University. Law Writing (Thesis). 2013. This research aims to find out novum and true of false from judge as a reason for judicial review by convict in the case L/C fictitious Number: 47 PK/PID.SUS/2012 accordance with the provisions of Article 263 of the Code of Criminal Procedure and to know the legal reasons from the Chief Justice hearing and adjudication reconsideration Number: 47 PK/PID.SUS/2012 by the convict in the case L/C Fictitious. This law writing is a normative legal research and prescriptive. Using the type of the secondary legal sources consisting of, Primary legal materials and secondary legal materials. Legal materials collection techniques in this study is by way of literary study. In writing this law, the authors use the deduction method of analysis stemming from filing which became the major premise is the Code of Criminal Procedure, while the minor premise is the decision of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number: 47 PK/PID.SUS/2012. Of both of these, then can be a conclusion in order to get answers to the formulation of the problem whether the use of Novum and true of false of the judge as a reason for filing a reconsideration by the convict in the case L/C fictitious it is consistent with the Code of Criminal Procedure as well as legal reasons how Supreme Court justices in a filing to examine and decide reconsideration by convict in case L/C fictitious appropriate decision Number: 47 PK/PID.SUS/2012. Based on the research and resulting conclusions, namely: First, the use of novum and the true of false of the judges as an excuse convict in filing a reconsideration of case L/C fictitious possible to do because there is a gap for reconsideration legal efforts the decision of the Court under it, the real reason for filing an oversight as the basis for reconsideration petition meets the criteria of Article 263 paragraph (2) letter c Code of Criminal Procedure so it does not conflict with the draft Code of Criminal Procedure. Secondly, through the reconsideration of the Supreme Court had reasoned with the evidence of a crime to make a false letter is based just on opinion or conjecture derived from the subjective ideas used the fact that the law in deciding the case at the district court level Firstly, Appeal, and Cassation by Judex factie and Judex juris and thus break the case into a criminal forgery as charged in the third indictment, namely Article 263 paragraph (1) in conjunction with Article 55 paragraph (1) of the Code of Penal. Keywords: Novum; True of False; Reconsideration; Letter of Credit (L/C).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Satria Nur Fauzi
    Date Deposited: 29 Apr 2014 19:28
    Last Modified: 29 Apr 2014 19:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13976

    Actions (login required)

    View Item