Imbangan Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik Untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan Sawah Bekas Galian C Pada Hasil Jagung (Zea mays L) Ketahanan Pangan

Minardi, Slamet (2012) Imbangan Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik Untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan Sawah Bekas Galian C Pada Hasil Jagung (Zea mays L) Ketahanan Pangan. .

[img] Rich Text (RTF) - Published Version
Download (44Kb)

    Abstract

    Kata Kunci : Lahan sawah bekas galian C, Pupuk Organik, pupuk anorganik, produkktivitas tanah, jagung Kegiatan penggalian tanah galian C untuk keperluan lain pada lahan sawah, akan menyebabkan kerusakan tanah dan berakibat pada menurunnya nilai produktivitas tanah. Dalam kondisi tanah seperti itu maka perlu dipertimbangkan dalam penggunaannya, terutama sekali kaitannya dengan upaya mempertahankan kesuburan tanahnya. Penggunaan pupuk organik kedalam tanah adalah salah satu upaya pemulihan atau rehabilitasi tanah, karena merupakan kunci perbaikan sifat-sifat tanah serta mengandung unsur hara lengkap (unsur hara makro dan mikro), sehingga dapat mendukung dan memperbaiki status kesuburan dalam memberikan ketersediaan unsur hara dalam tanah yang sesuai dengan kebutuhan tanaman pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L) seperti yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk : 1. Mengidentifikasi karakteristik tanah (fisik dan kimia) sebagai komponen kesuburan tanah sawah bekas galian C. 2. Membandingkan pengaruh imbangan pupuk organik dan pupuk anorganik terhadap penngkatan produktivitas lahan bekas galian C 3. Mengetahui imbangan pupuk organik dan pupuk anorganik yang optimal pada budidaya jagung (Zea mays L) untuk mencapai produksi yang maksimal. Penelitian ini merupakan penelitian kausal komperatif hubungan fungsional yang pendekatan variabelnya melalui survai (pengamatan lapang). Cara pengambilan sampel tanah dalam penelitian ini, dilakukan dengan sengaja (purposive) pada lahan-lahan sawah petani yang telah dilakukan penggalian tanah galian C. di desa Sukosari Jumantono, Karanganyar. Percobaan pot dilaksanakan pada bulan Maret sampai Nopember 2012, di Rumah Kaca Kebun Percobaan Jumantono Fakultas Pertanian UNS. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas 6 perlakuan, yaitu P0 : Kontrol , P1 : Perlakuan Pupuk anorganik/buatan sesuai anjuran, P2 : Perlakuan pupuk organik (pupuk kandang), dosis 5 ton ha-1 , P3 : Perlakuan imbangan pupuk organik dan pupuk anorganik (50 : 50)%, P4 : Perlakuan pupuk organik dan pupuk anorganik (75 : 25)% dan P5 : Perlakuan pupuk organik dan pupuk anorganik (25 : 75)%, diulang 4 kali dan diletakkan secara acak menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian imbangan pupuk organik an pupuk anorganik, mampu meningkatkan kesuburan tanah pada lahan sawah bekas galian C terbukti dengan meningkatnya pertumbuhan dan hasil jagung , seperti tinggi tanaman, berat basah brangkasasan dan berat kering brangkasan, berat tongkol dan lingkar tongkol dan berat 1000 biji pipilan jagung. Hasil tanaman jagung tertinggi dalam hal ini berat tongkol per tanaman, yaitu 115 g ditunjukkan pada perlakuan imbangan pupuk organik dan pupuk anorganik (75 : 25)%, berbeda nyata dibanding perlakuan kontrol namun tidak menunjukkan beda nyata dengan perlakuan lain.

    Item Type: Article
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Miftahful Purnanda
    Date Deposited: 29 Apr 2014 19:10
    Last Modified: 29 Apr 2014 19:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13973

    Actions (login required)

    View Item