Model Penggunaan Buku Sekolah Elektronik (BSE) Berbasis Project Based Learning sebagai Salah Satu Sumber Belajar di Sekolah Menengah Kejuruan

Sutrisno, and Murtiono, Eko Supri and A.G. Tamrin, (2012) Model Penggunaan Buku Sekolah Elektronik (BSE) Berbasis Project Based Learning sebagai Salah Satu Sumber Belajar di Sekolah Menengah Kejuruan. .

[img] Microsoft Word - Published Version
Download (28Kb)

    Abstract

    Penggunaan buku sekolah elektronik di SMK disinyalir belum maksimal dan belum dipadukan dengan berbagai model pembelajaran di SMK. Mengingat uji kompetensi di SMK dilaksanakan dengan model berbasis proyek, maka diperlukan suatu model penggunaan buku sekolah elektronik berbasis project based learning sebagai salah satu sumber belajar di SMK. Penelitian ini akan mengungkap dan menemukan tentang kondisi penggunaan buku sekolah elektronik di SMK, kondisi pelaksanaan pembelajaran dengan project based learning di SMK, dan model penggunaan buku sekolah elektronik berbasis project based learning sebagai salah satu sumber belajar di SMK. Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menjawab tujuan yang diukur dengan prosentase,yaitu kondisi tentang penggunaan BSE dan Model PBL, sedangkan pendekatan kualitatif digunakan untuk menjawab tujuan yang diukur berdasarkan fenomena/gejala, yaitu model penggunaan BSE berbasis PBL. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru pada program studi keahlian Teknik Bangunan di SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 5 Surakarta. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang didapatkan adalah; (1) Kesepadanan antara konsep dengan penggunaan Buku Sekolah elektronik (BSE) dalam proses belajar, didapatkan hasil rata-rata secara keseluruhan adalah 53,4%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan BSE dalam proses belajar mengajar baru 53,4% sesuai dengan konsep diadakannya BSE tersebut, (2) Kesepadanan antara konsep dengan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) dalam proses belajar, didapatkan hasil rata-rata secara keseluruhan adalah 74%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dalam proses belajar mengajar 74% sesuai dengan konsep dari ketentuan di dalam pelaksaan PBL, dan (3) Alternatif model penggunaan BSE berbasis PBL sebagai salah satu sumber belajar ditinjau dari 4 (empat) aspek, yaitu; (a) Aspek bentuk: berbasis internet, (b) Aspek materi dasar kejuruan: penguasaan konsep dan prinsip dasar, berbentuk uraian singkat (teori), produk berupa hasil telaah, perhitungan/desain, (c) Aspek materi keahlian kejuruan: pengembangan keterampilan pemecahan masalah kompleks, berbentuk laporan kegiatan (perencanaan dan proses kerja), produk berupa benda nyata, dan (d) Aspek sistem evaluasi: berbasis proses dan produk.

    Item Type: Article
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Lynda Rahmawati
    Date Deposited: 28 Apr 2014 18:25
    Last Modified: 28 Apr 2014 18:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13879

    Actions (login required)

    View Item