ANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI POKOK KALOR PADA SISWA KELAS X SMA

Hastuti, Isnani and Surantoro, and Teguh Rahardjo, Dwi (2013) ANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI POKOK KALOR PADA SISWA KELAS X SMA. , 1 (1). pp. 1-11. ISSN

[img] PDF - Published Version
Download (96Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi pokok Kalor. (2) Faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal pada materi pokok Kalor. (3) Cara mengatasi penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi pokok Kalor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif terhadap siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Karanganyar. Analisis data dilakukan terhadap 10 siswa dari 34 siswa kelas X.1. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, metode tes, dan metode wawancara. Analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data dan pembahasan disimpulkan : (1) Jenis kesalahan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal materi pokok Kalor adalah: Kesalahan konsep, kesalahan menggunakan data, kesalahan strategi, kesalahan sistematik, kesalahan hitung, dan soal tidak direspon oleh siswa. (2) Penyebab kesalahan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal materi pokok Kalor adalah: (a) Penyebab kesalahan konsep: Siswa tidak memahami materi yang disampaikan oleh guru, siswa tidak mempelajari kembali materi yang belum dipahaminya, siswa tidak berani bertanya kepada guru apabila belum memahami materi, siswa hanya belajar dari buku catatan yang kurang lengkap, kesiapan siswa yang kurang maksimal, siswa kurang latihan soal yang bervariasi, dan siswa tidak mengikuti pelajaran. (b) Penyebab kesalahan menggunakan data: Siswa kurang teliti dalam membaca soal, siswa tidak tahu lambang/ simbol besaran Fisika, dan siswa kurang latihan soal. (c) Penyebab kesalahan strategi: Siswa tidak membaca petunjuk mengerjakan soal, siswa kurang paham dengan apa yang ditanyakan dari soal, dan siswa kurang latihan soal yang bervariasi. (d) Penyebab kesalahan sistematik: Siswa lupa rumus luas permukaan bola. (e) Penyebab kesalahan hitung: Kurangnya pemahaman konsep siswa dalam menghitung dan kurangnya ketelitian siswa dalam menghitung. (e) Penyebab soal tidak direspon oleh siswa: Siswa tidak memahami materi, siswa tidak paham dengan apa yang diketahui dari soal, siswa kurang latihan soal, dan kesiapan siswa yang kurang maksimal. (3) Cara mengatasi penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi pokok Kalor: (a) Bagi guru diharapkan untuk memperbaiki cara mengajarnya agar siswa dapat memahami dan mengerti materi yang sedang diajarkan. (b) Bagi guru Fisika diharapkan dapat bekerjasama dengan guru mata pelajaran Matematika untuk dapat memberikan dasar-dasar matematis yaitu mengenai persamaan, pembagian, maupun perkalian. (c) Bagi guru diharapkan lebih kreatif dalam membuat bentuk-bentuk soal sehingga membuat siswa menjadi lebih terampil dalam menyelesaikan soal-soal Fisika. (d) Bagi siswa hendaknya aktif dengan selalu menanyakan kepada guru materi yang belum dipahaminya. (e) Bagi siswa hendaknya dalam mengerjakan soal lebih meningkatkan konsentrasi dan ketelitian.

    Item Type: Article
    Subjects: Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Ferdintania Wendi
    Date Deposited: 25 Jul 2013 16:24
    Last Modified: 25 Jul 2013 16:24
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1386

    Actions (login required)

    View Item