PERBEDAAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PROPOFOL 0,5 Mg/KG/BB DENGAN LIDOCAIN 2 Mg/KG/BB DALAM MENCEGAH KEJADIAN SPASME LARING PASCA EKSTUBASI

Septadewa, Teta (2014) PERBEDAAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PROPOFOL 0,5 Mg/KG/BB DENGAN LIDOCAIN 2 Mg/KG/BB DALAM MENCEGAH KEJADIAN SPASME LARING PASCA EKSTUBASI. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (520Kb) | Preview

    Abstract

    Latar belakang: Spasme laring merupakan suatu refleks penutupan jalan nafas atas yang mengakibatkan spasme otot-otot glotis karena adanya anestesi yang dangkal atau terdapatnya benda asing yang mengiritasi daerah sekitar glotis. Spasme laring paling banyak terjadi setelah ekstubasi selama stadium emergence pada anestesi umum dengan ETT. Spasme laring dapat dicegah dengan ekstubasi pada saat anestesi masih dalam, saat refleks laring masih terdepresi. Berbagai pendekatan farmakologipun telah dipakai untuk mencegah spasme laring, diantaranya: propofol dan lidokain Tujuan : Menganalisa efektivitas antara propofol dan lidocain untuk mencegah kejadian spasme laring pasca ekstubasi Metode : penelitian menggunakan Single blind randomized pada 30 pasien yang dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing terdiri dari 5 pasien. Kelompok P diberikan propofol 0,5 mg/kgbb dan kelompok L diberikan lidocain 2 mg/kgbb yang diberikan 60-90 detik sebelum ekstubasi. Hasil : Tidak terjadi kejadian spasme laring pada kelompok propofol. Pada kelompok lidocain dari 15 pasien terdapat 1 (3,3%) pasien yang mengalami spasme laring dan 14 (96,7%) tidak terjadi spasme laring. Namun berdasarkan uji statistik hasil ini tidak ada perbedaan yang bermakna pada kedua kelompok (p > 0,05; p = 0,309). Kesimpulan : Pemberian propofol 0,5 mg/kgbb sebelum ekstubasi memiliki daya guna yang sama baiknya dengan lidokain 2 mg/kgbb dalam mencegah kejadian spasme laring pasca ekstubasi. Kata kunci: propofol, lidokain, spasme laring pasca ekstubasi perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id vi Teta Septadewa, S950109005. 2013. The Comparision Of The Eficacy Propofol 0,5 mg/kgbw And Lidocain 2mg/kgbw To Prevent Post Extubation Laringospasm. Supervisor I : Prof. Dr. Ambar Mudigdo, dr., Sp. PA., (K). Supervisor II : MH. Soedjito, dr., Sp. An., KNA. Anesthesiology and Intensive Therapy - Magister of Family Medicine, Post Graduate Program of Sebelas Maret University, Surakarta.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Mohammad Fatchurrohman
    Date Deposited: 26 Apr 2014 23:03
    Last Modified: 26 Apr 2014 23:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13842

    Actions (login required)

    View Item