KARAKTERISTIK PEMAKAIAN BAHASA DALAM PROGRAM KONSULTASI SEKS RADIO FM DI SURAKARTA

Haryanto, Eko (2013) KARAKTERISTIK PEMAKAIAN BAHASA DALAM PROGRAM KONSULTASI SEKS RADIO FM DI SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (647Kb) | Preview

    Abstract

    commit to user Eko Haryanto. C0205025. 2013. Karakteristik Pemakaian Bahasa dalam Program Konsultasi Seks Radio FM di Surakarta. Skripsi: Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah karakteristik pemakaian diksi dalam program konsultasi seks radio FM di Surakarta?, (2) Bagaimanakah bentuk pemakaian ragam bahasa dalam program konsultasi seks radio FM di Surakarta?, dan (3) Bagaimanakah ekspresi partisipan mengenai bentuk-bentuk yang dianggap tabu oleh masyarakat dalam program konsultasi seks radio FM di Surakarta? Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan karakteristik pemakaian diksi dalam program konsultasi seks radio FM di Surakarta?, (2) Mendeskripsikan bentuk pemakaian ragam bahasa dalam program konsultasi seks radio FM di Surakarta?, dan (3) Mendeskripsikan ekspresi partisipan mengenai bentuk-bentuk yang dianggap tabu oleh masyarakat dalam program konsultasi seks radio FM di Surakarta? Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiolinguistik. Sumber data penelitian ini adalah program acara konsultasi seks Kamasextra di radio PTPN FM Surakarta, Smaradahana di radio RRI Programa 2 FM Surakarta, dan Bincang Kesehatan Seksual di radio Solopos FM. Adapun data dalam penelitian ini adalah sebagian tuturan-tuturan yang memiliki karakteristik dalam pemakaian bahasa yang berupa diksi, ragam bahasa, dan ekspresi partisipan mengenai bentuk-benruk yang dianggap tabu oleh masyarakat dalam program konsultasi seks radio FM di Surakarta, yakni Kamasextra di radio PTPN FM, Smaradahanadi radio RRI Programa 2 FM, dan Bincang Kesehatan Seksual di radio Solopos FM yang disiarkan pada dua minggu pertama bulan Januari tahun 2010 serta konteks yang melingkupinya. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah simak. Teknik yang digunakan adalah teknik sadap, teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis kontekstual. Teknik penyajian analisis dalam penelitian ini menggunakan metode penyajian informal. Simpulan yang bisa diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut:Pertama, karakteristik pemakaian diksi dalam program konsultasi seks radio FM di Surakarta meliputi: (1) pemakaian kata yang bersinonim, (2) pemakaian kata umum dan kata khusus, (3) pemakaian kata asing, dan (4) pemakaian kata populer dan kata kajian. Kedua, ragam bahasayang digunakan adalah ragam konsultatif santai yang ditandai terjadinya interferensi bahasa,dan campur kode. Ketiga, terdapat tiga referen bentuk-bentuk yang dianggap tabu oleh masyarakat yang paling dominan yang memiliki beragam ekspresi partisipan dalam menyebutkannya. Ketiga referen yang dimaksud adalah 1) “Aktivitas seksual yang berupa tindakan senggama yang dilakukan oleh manusia (pasangan suami-istri) yang merujuk pada pertemuan alat kelamin laki-laki dan perempuan untuk mencapai kepuasan dan memperoleh keturunan”, 2) “Alat kelamin (baik laki-laki maupun perempuan)”, dan 3) “payudara atau buah dada”.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
    P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Indonesia
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 26 Apr 2014 23:00
    Last Modified: 26 Apr 2014 23:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13840

    Actions (login required)

    View Item