PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT AGUNAN RUMAH (KAR) PADA PT BANK TABUNGAN NEGARA (BTN) PERSERO KANTOR CABANG SURAKARTA

Patmawati, Windha Risandhi (2014) PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT AGUNAN RUMAH (KAR) PADA PT BANK TABUNGAN NEGARA (BTN) PERSERO KANTOR CABANG SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (252Kb) | Preview

    Abstract

    Perekonomian di masyarakat semakin berkembang dengan melihat tingkat keinginan lebih tinggi dari tingkat kemampuannya, maka perlu adanya sumbersumber penyedia dana guna memenuhi kebutuhan yang semakin berkembang ini. Bank Tabungan Negara merupakan salah satu bank yang bergerak di bidang perkreditan. Banyak kredit yang ditawarkan salah satunya adalah Kredit Agunan Rumah (KAR). KAR ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam penyedia dana kredit untuk kebutuhan yang konsumtif, misal renovasi rumah, sekolah anak. Dalam pemberian kredit, Bank BTN memiliki kriteria khusus untuk dapat memberikan pinjaman kepada nasabah sesuai dengan prosedur pemberian Kredit Agunan Rumah (KAR) di BTN. Tujuan pengamatan ini adalah untuk mengetahui prosedur pemberian Kredit Agunan Rumah ini di BTN. Jenis pengamatan yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari informan, peristiwa atau aktivitas, dokumen dan arsip dari Bank Tabungan Negara. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi atau pengamatan, wawancara dengan narasumber atau informan, dan dengan mengkaji dokumen, buku atau arsip. Tehnik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa prosedur pemberian Kredit Agunan Rumah di BTN ada beberapa tahap , yang pertama adalah tahap permohonan kredit dengan pemohon datang langsung ke BTN membawa berkas-berkas yang diperlukan. Kedua tahap penyidikan dan analisis kredit yakni meliputi survey lapangan (OTS) dan analisa kredit. Ketiga adalah tahap realisasi kredit yakni keputusan bank untuk memberikan pinjaman kepada debitur dengan semua syarat-syarat yang telah dipenuhi oleh debitur sesuai dengan ketentuan bank. Yang keempat adalah tahap pengangsuran dan pelunasan kredit yakni debitur harus memenuhi kewajibannya untuk mengangsur kreditnya sesuai dengan kesepakatan sampai batas waktu jatuh tempo. Saran kepada BTN untuk penataan arsip dokumen kredit agar lebih diperhatikan dan dikelola dengan baik supaya memudahkan dalam pencarian apabila diperlukan mendadak

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Mohammad Fatchurrohman
    Date Deposited: 26 Apr 2014 22:26
    Last Modified: 26 Apr 2014 22:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13829

    Actions (login required)

    View Item